Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Friday, 10 Safar 1443 / 17 September 2021

Bamsoet: Harmoko Panutan Banyak Kader Golkar

Senin 05 Jul 2021 05:39 WIB

Red: Ratna Puspita

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet)

Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet)

Foto: MPR
Bamsoet mengatakan Harmoko memiliki semangat hidup luar biasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai, mantan menteri penerangan Harmoko sebagai sosok panutan bagi banyak kader Golkar. "Harmoko adalah politisi senior, guru sekaligus panutan banyak kader Partai Golkar," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo, di Jakarta, Ahad (4/7).

Dia mengatakan, Harmoko yang pernah menjabat  ketua umum Golkar, menderita sakit sejak beberapa tahun lalu. Namun, Harmoko memiliki semangat hidup luar biasa.

Baca Juga

Menurut Bamsoet, semangat tersebut ditunjukkan Harmoko dengan rajin hadir di acara-acara besar Golkar walaupun harus duduk di kursi roda. "Partai Golkar kehilangan kembali putra terbaiknya Harmoko bin Asmoprawiro yang berpulang pada hari Minggu 4 Juli jam 20.22 WIB di RSPAD Gatot Soebroto," ujarnya.

Bamsoet mengenang, Harmoko pernah menjabat  Menteri Penerangan pada masa Orde Baru dan juga pernah menjadi ketua MPR pada masa pemerintahan BJ Habibie. Dia menilai, perjalanan hidup Harmoko luar biasa, misalnya pada era menjadi Menteri Penerangan, harga-harga kebutuhan pokok rakyat terkendali karena sering diumumkan.

Bahkan, setiap hari tidak pernah terlewatkan, Harmoko muncul di televisi mengumumkan harga-harga kebutuhan pokok rakyat seperti harga cabai keriting dan lain-lain untuk mencegah spekulan bermain. Bamsoet mengatakan, dirinya dan semua kader Partai Golkar merasa kehilangan atas wafatnya pria kelahiran Patianrowo, Nganjuk, Jawa Timur, 7 Februari 1939 itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA