Jumat 02 Jul 2021 17:42 WIB

Milad ke-23, Rumah Zakat Luncurkan Buku The RZ Way

Buku ini menceritakan bagaimana awal mula Rumah Zakat terbentuk dan bertahan.

Bertepatan dengan hari milad ke-23, Rumah Zakat meluncurkan buku bertajuk, The RZ Way, Innovation to Collaborate. Buku ini berisi tentang perjalanan Rumah Zakat selama 23 tahun dalam upaya menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional terbesar di Indonesia. Buku ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan literasi dunia zakat di Indonesia.
Foto: istimewa
Bertepatan dengan hari milad ke-23, Rumah Zakat meluncurkan buku bertajuk, The RZ Way, Innovation to Collaborate. Buku ini berisi tentang perjalanan Rumah Zakat selama 23 tahun dalam upaya menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional terbesar di Indonesia. Buku ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan literasi dunia zakat di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Bertepatan dengan hari milad ke-23, Rumah Zakat meluncurkan buku bertajuk, The RZ Way, Innovation to Collaborate. Buku ini berisi tentang perjalanan Rumah Zakat selama 23 tahun dalam upaya menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional terbesar di Indonesia. Buku ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan literasi dunia zakat di Indonesia. 

“Buku ini menceritakan bagaimana awal mula Rumah Zakat terbentuk, hingga apa saja upaya yang dilakukan Rumah Zakat untuk bertahan di tengah perubahan zaman. Serta tantangan yang dihadapi dalam upaya menjadi jembatan kebahagiaan bagi muzaki dan mustahik,” ujar CEO Rumah Zakat Nur Efendi.

Selama 23 tahun melayani, Rumah Zakat membantu 38 juta layanan penerima manfaat melalui program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga program kemanusiaan. Dalam 23 tahun ini, Rumah Zakat, dengan 54 penghargaan seperti Baznas Award (2020), Anugrah Syariah Republika (2020), Gifa Awards (2020), Global Good Governance Award (2021) dan lainnya.

“Kami telah bertransformasi menjadi World Digital Philantrophy, dan pada 2020 menghadirkan 1,700 desa berdaya, 18 sekolah juara, 8 klinik pratama, memberdayakan 20% mustahik yang terbebas dari garis kemiskinan, hingga jutaan donator dan mitra membersamai masyarakat menghadirkan energi kebahagiaan,” ujar Nur Efendi.

Adapun dalam upaya merespon pandemi Covid-19, Rumah Zakat menyiapkan 19 lumbung pangan untuk ketahanan pangan di masa pandemi, 13.800 paket perlengkapan kesehatan, 1.000 titik sterisasi fasilitas pubik, 418 ribu masker, 118 ribu paket makanan dan suplemen, hingga 500 ribu paket Superqurban, 1.500 bantuan UMKM,  diterima para penerima manfaat melalui 11 ribu relawan inspirasi di 250 kota kabupaten.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement