Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Inter Siap Berdiskusi dengan Brozovic, Bahas Kontrak-Gaji

Kamis 01 Jul 2021 20:00 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Marcelo Brozovic dari Inter Milan, kiri, menantang bola dengan Maycon dari Shakhtar selama pertandingan sepak bola grup B Liga Champions antara Inter Milan dan Shakhtar Donetsk di stadion San Siro di Milan, Italia, Rabu, 9 Desember 2020.

Marcelo Brozovic dari Inter Milan, kiri, menantang bola dengan Maycon dari Shakhtar selama pertandingan sepak bola grup B Liga Champions antara Inter Milan dan Shakhtar Donetsk di stadion San Siro di Milan, Italia, Rabu, 9 Desember 2020.

Foto: AP/Antonio Calanni
Brozovic berharap mendapat gaji selevel Calhanoglu.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Inter Milan siap memulai pembicaraan dengan Marcelo Brozovic. Gelandang 28 tahun itu membela Kroasia di Piala Eropa 2020.

The Blazers gagal melewati fase 16 besar. Skuat polesan Zlatko Dalic disingkirkan Spanyol.

Alhasil, Brozovic pun bisa sepenuhnya fokus ke urusannya di klub. Kontraknya di Giuseppe Meazza, hingga Juni 2022.

"Menurut Tuttosport, Nerazzurri berencana duduk bersama pemain internasional Kroasia itu, saat yang bersangkutan kembali ke kota Milan," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Kamis (1/7).

Apa menjadi topik pembahasan kedua kubu? Rupanya ini terkait gaji.

Situasi bermula dari keputusan Inter mengamankan jasa Hakan Calhanoglu. La Beneamata bersedia membayar andalan tim nasional Turki itu enam juta euro per tahun.

Brozovic berharap mendapat gaji selevel Calhanoglu. Saat ini, upahnya sekitar 3,5 juta euro per musim.

"Dalam tulisan Tuttosport, Inter siap menawarinya kontrak baru dengan gaji lima juta euro per tahun," tambah laporan dari Football Italia.

Kedua kubu mencari solusi terbaik. Pada intinya, pelatih Simone Inzaghi berharap timnya mampu mempertahankan eks Dinamo Zagreb itu.

Brozovic selalu menjadi pilihan utama di Inter dalam beberapa tahun terakhir. Musim lalu, ia tampil dalam 33 laga di pentas Serie A.

Timnya memutus dominasi Juventus. Setelah 11 tahun berlalu, Nerazzurri akhirnya merasakan trofi scudetto.

Jelas, tantangan di depan mata lebih berat. Inzaghi diharuskan mempertahankan catatan positif pasukan biru hitam.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 
 
 

TERPOPULER

Teror Berbau Agama Meningkat, MUI Imbau Umat Tenang

Selasa , 28 Sep 2021, 00:03 WIB