Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Juara Wilayah Barat, Phoenix Suns ke Final NBA

Kamis 01 Jul 2021 13:10 WIB

Red: Israr Itah

Chris Paul (kanan) memegang trofi juara Wilayah Barat NBA dengan menaklukkan Los Angeles Clippers 130-103 pada gim keenam. Suns memastikan satu tiket ke final NBA dengan hasil ini.

Chris Paul (kanan) memegang trofi juara Wilayah Barat NBA dengan menaklukkan Los Angeles Clippers 130-103 pada gim keenam. Suns memastikan satu tiket ke final NBA dengan hasil ini.

Foto: EPA-EFE/ETIENNE LAURENT
Suns menyingkirkan Los Angeles Clippers 4-2 untuk melangkah ke final NBA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chris Paul mencetak 31 poin dari total 41 poinnya pada paruh kedua untuk membawa Phoenix Suns menang 130-103 atas tuan rumah Los Angeles Clippers dalam gim keenam final Wilayah Barat, Kamis (1/7) pagi WIB. Suns, untuk pertama kali dalam 28 tahun, mencapai final NBA dengan kemenangan 4-2.

Paul memasukkan 7 dari total 8 lemparan tiga angka dan 16 dari total 24 lemparan untuk membantai bekas timnya itu. Dia juga membukukan delapan assist dan tiga steal untuk mengantarkan Suns menjuarai Wilayah Barat dalam enam gim.

Baca Juga

Devin Booker mengemas 22 poin, Jae Crowder menyumbangkan 19 poin dan Deandre Ayton membukukan 16 poin ditambah 17 rebound untuk unggulan kedua Suns. Marcus Morris Sr membuat 26 poin dan sembilan rebound, sedangkan Paul George mempersembahkan 21 poin untuk unggulan keempat Clippers. 

Patrick Beverley dikeluarkan pada 5 menit 49 detik tersisa karena mendorong Paul sampai terjengkang ke lapangan. Bintang LA Clippers Kawhi Leonard yang mengalami cedera lutut absen delapan gim berturut-turut, sedangkan rekan satu timnya Ivica Zubac yang juga cedera lutut menepi untuk kedua kalinya.

Cameron Johnson yang sedang  sakit ikut absen membela Phoenix Suns yang secara total memasukkan 17 dari 31 lemparan tiga angka dan mencatat efektivitas lemparan 56,4 persen. Sebelumnya, Suns pernah dua kali mencapai Final NBA dan keduanya gagal setelah ditaklukkan Boston Celtics pada 1976 dan Chicago Bulls pada 1993. Kedua laga final NBA itu berlangsung selama enam gim.

Phoenix tak pernah bermain di playoff sejak 2010 sebelum musim ini berjalan. Namun musim ini Suns mencatat kemenangan atas Los Angeles Lakers, Denver Nuggets, sebelum dijajal Clippers pada playoff. 

Los Angeles diungguli sampai enam poin pada awal kuarter ketiga sebelum Phoenix mencetak 21 dari 31 poin berikutnya untuk mengubah kedudukan 89-72 berkat fast break Mikal Bridges saat waktu tinggal 4 menit 1 detik dalam periode itu.

Clippers membalas dengan 10 poin berturut-turut yang ditutup dua lemparan tiga angka dari Morris dan Nicolas Batum untuk mendekati selisih tujuh poin pada 1 menit 43 detik tersisa.

Paul menyusul dengan delapan poin berturut-turut yang membuat Suns memimpin sampai selisih 15 poin sebelum mereka unggul 97-83 menjelang periode terakhir. Paul meneruskan permainan produktifnya dengan tiga kali berturut-turut memasuki basket pada awal kuarter keempat. Dia mencetak 19 poin dalam kuarter ini, untuk menjauhkan keunggulan Phoenix menjadi 105-85 pada 9 menit 39 detik terakhir. 

Ketika Clippers menipiskan defisit menjadi 15 poin, Paul mencetak total empat poin guna mengubah kedudukan 111-92 dalam 7 menit 42 detik tersisa. Ayton lalu menyusulnya dengan sebuah driving shot sebelum Paul mencetak dua poin dan sebuah lemparan tiga angka untuk menjauhkan marjin menjadi 26 poin ketika waktu tinggal 5 menit 49 detik. 

Paul kemudian mengubah lagi kedudukan menjadi 119-92, dan Phoenix pun menutup laga dengan kemenangan meyakinkan. Reggie Jackson mencetak 13 poin, DeMarcus Cousins menambahkan 12 poin dan Beverley mencatat 11 poin untuk Los Angeles yang memiliki efektivitas lemparan 41,8 persen dan memasukkan 12 dari total 39 percobaan, demikian laporan Reuters.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA