Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

53 Ribu Siswa Dinyatakan Lulus PPDB SMA SMK Sumbar

Rabu 30 Jun 2021 22:22 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online. Ketua Panitia PPDB Online SMA SMK Sumatra Barat, Suindra, mengatakan sebanyak 53.519 siswa dinyatakan lulus hasil pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK.

Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online. Ketua Panitia PPDB Online SMA SMK Sumatra Barat, Suindra, mengatakan sebanyak 53.519 siswa dinyatakan lulus hasil pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK.

Foto: Republika/Thoudy Badai
Tersisa 35 ribu kuota, Panitia PPDB Online akan buka pendaftaran tahap II

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Ketua Panitia PPDB Online SMA SMK Sumatra Barat, Suindra, mengatakan sebanyak 53.519 siswa dinyatakan lulus hasil pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK. Pengumuman kelulusan ini menurut Suindra sudah dirilis pada Selasa (29/6) kemarin pukul 22.00 WIB.

"Pengumuman hasil bisa dilihat di situs resmi PPDB SMA dan SMK Sumbar, yakni ppdb.sumbarprov.go.id," kata Suindra, Rabu (30/6).

Hingga penutupan pendaftaran, berdasarkan laman resmi tercatat sebanyak 74.824 siswa mendaftar. Jumlah tersebut terisi dari sebanyak 89.281 kuoata disediakan.

Kemudian menurut Suindra, sebanyak 53.519 orang dinyatakan lulus dan tersisa 35.367 kuota tersisa. Dia menjelaskan ada beberapa penilaian terhadap siswa sehingga dinyatakan lulus, terutama jarak tempat tinggal dengan sekolah bagi yang zonasi.

"Sesuai aturan kalau zonasi ini kita nilai berdasarkan jarak tempat tinggal, maka makin dekat dekat jaraknya makin besar peluangnya lulus," ucap Suindra.

Ia menambahkan bagi yang ikut jalur prestasi, akan dihitung berdasarkan nilai akademik dengan cara dirangking dari nilai tertinggi sampai terendah. Menurutnya paling banyak kosong adalah jalur prestasi karena tidak semua anak punya piagam penghargaan.

Kemudian jalur perpindahan orang tua lebih banyak di sekolah di kota kota, sedangkan sekolah juga banyak di kampung-kampung. Begitu juga dengan jalur afirmasi.

Untuk memenuhi sisa kuota yang ada, Panitia PPDB Sumbar akan membuka pendaftaran tahap II. Hanya saja dia mengimbau agar masyarakat tidak memilih milih sekolah. Ia meminta orang tua lebih mementingkan keberlanjutan pendidikan peserta didik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA