Selasa 29 Jun 2021 00:41 WIB

Jumlah Jamaah di Masjid-masjid Sharjah UEA Dibatasi

UEA mengurangi jumlah jamaah di masjid-masjid yang memiliki keterbatasan ruang.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani
Masjid Agung Shaikh Zayed di ibu kota UEA, Abu Dhabi.
Foto: Republika/Teguh Firmansyah
Masjid Agung Shaikh Zayed di ibu kota UEA, Abu Dhabi.

IHRAM.CO.ID, SHARJAH -- Tim darurat, krisis dan manajemen bencana lokal Sharjah di Uni Emirat Arab (UEA) meluncurkan kampanye keamanan untuk meningkatkan tindakan pencegahan di masjid-masjid, termasuk masjid yang terletak di dalam kawasan industri, komersial dan perumahan. Kampanye tersebut disebut Salamah (keselamatan).

Dilansir di Gulf Today, Senin (28/6), kampanye yang diluncurkan pada Jumat lalu itu bertujuan untuk mengurangi jumlah jamaah di masjid-masjid yang memiliki keterbatasan ruang. Keputusan itu diambil setelah dilakukan kajian singkat oleh Polisi Sharjah.

Masjid-masjid di kawasan industri dan komersial dinilai tidak mampu menampung jamaah dalam jumlah banyak, sehingga menyebabkan kepadatan di dalam masjid. Selain itu, disoroti bahwa beberapa orang sedang beribadah di luar masjid di bawah terik matahari.

Polisi mengatakan, bus para pekerja akan membawa mereka ke masjid-masjid besar yang terletak di alun-alun utama emirat Sharjah. Masjid-masjid ini mampu menampung jamaah dalam jumlah besar.

Jamaah juga dapat mengikuti langkah-langkah pencegahan yang dikeluarkan oleh kementerian kesehatan UEA untuk mengekang penyebaran kasus Covid-19 di negara tersebut. Semua pekerja akan diinformasikan tentang kampanye tersebut melalui pesan teks yang dikirim kepada mereka.

Pesan tersebut juga akan menjelaskan tujuan dari kampanye Salamah ini. Pihak berwenang telah meminta semua anggota masyarakat dan berbagai entitas untuk bersatu dan menyatukan upaya mereka dalam memerangi pandemi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement