Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Friday, 17 Safar 1443 / 24 September 2021

Tujuh Orang Tewas Dalam Ledakan di Bangladesh 

Senin 28 Jun 2021 07:44 WIB

Rep: Lintar Satria/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Para pemadaam kebakaran dan regu penyelamat mencoba memberikan pertolongan di lokasi ledakan yang terjadi Moghbazar, Bangladesh, Senin (28/6).

Para pemadaam kebakaran dan regu penyelamat mencoba memberikan pertolongan di lokasi ledakan yang terjadi Moghbazar, Bangladesh, Senin (28/6).

Foto: EPA-EFE/MONIRUL ALAM
Mereka yang terluka adalah warga setempat dan sejumlah petugas polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, DHAKA -- Setidaknya tujuh orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka dalam sebuah ledakan di Bangladesh. Belum diketahui penyebab ledakan yang terjadi di lantai bawah gedung tiga lantai yang terletak di jalanan ramai di Moghbazar, Dhaka.  

"Sejauh ini informasi yang kami miliki, insiden ini menewaskan tujuh orang dan 50 orang lainnya dirawat di rumah sakit," kata Komisioner Kepolisian Kota Dhaka, Shafiqul Islam, Ahad (28/6).

Pada wartawan di lokasi kejadian ia mengatakan ledakan juga merusak tujuh gedung dan bus yang terletak dekat lokasi kejadian. Tayangan televisi memperlihatkan pilar-pilar yang rubuh, beton pecah dan pecahan kaca berserakan di seberang jalan. 

Pekan lalu juga terjadi ledakan di negara Asia Selatan lainnya, Pakistan. Belum ada  kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan yang menewaskan dua orang dan melukai 14 lainnya itu.

Namun milisi bersenjata kerap mencoba muncul kembali setelah Angkatan Bersenjata Pakistan menyerang tempat persembunyian mereka di dekat perbatasan Afghanistan. Di sisi lain wilayah perkotaan seperti Lahore biasanya tidak terdampak kekerasan yang terjadi baru-baru ini. 

Mereka yang terluka adalah warga setempat dan sejumlah petugas polisi yang ditugaskan menjaga pos keamanan dekat rumah pendiri kelompok milisi Islam Lashkar-e-Taiba (LeT), Hafiz Saeed."Tampaknya dari yang kami lihat targetnya badan pihak berwenang kami, kalian bisa lihat petugas polisi juga terluka," kata Kepala Polisi Provinsi Inam Ghani.

Juru bicara rumah sakit mengatakan beberapa yang terluka dalam kondisi kritis. Diantara korban luka adalah anak-anak. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA