Thursday, 11 Rajab 1444 / 02 February 2023

Positif Covid-19 Setelah Divaksinasi? Ini Faktanya

Senin 28 Jun 2021 06:33 WIB

Rep: Puti Almas/ Red: Reiny Dwinanda

Warga antre mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/6/2021). Vaksin bisa menjadi alat untuk menurunkan risiko keterpaparan virus serta mengurangi tingkat keparahan gejala jika terpapar.

Warga antre mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/6/2021). Vaksin bisa menjadi alat untuk menurunkan risiko keterpaparan virus serta mengurangi tingkat keparahan gejala jika terpapar.

Foto: Antara/Galih Pradipta
Orang masih mungkin positif Covid-19 meski telah mendapatkan vaksin lengkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vaksinasi untuk mencegah Covid-19 telah dilakukan di banyak negara seluruh dunia. Ini merupakan langkah yang diyakini dapat mengurangi dampak pandemi yang terjadi selama hampir dua tahun terakhir.

Di Amerika Serikat (AS), vaksinasi Covid-19 secara lengkap telah diberikan kepada 151 juta orang atau 45,9 persen populasi di negara itu. Meski demikian, tak sedikit yang mungkin tetap terinfeksi virus setelah mendapatkan vaksin, karena sejak awal tidak ada vaksin yang memiliki efektivitas hingga 100 persen.

Baca Juga

Yang jelas, vaksin bisa menjadi alat untuk menurunkan risiko keterpaparan virus serta mengurangi tingkat keparahan gejala jika terpapar. Vaksin juga bekerja secara berbeda-beda pada setiap orang.

Salah satu warga Amerika bernama Kevin mengatakan bahwa dirinya terinfeksi virus corona jenis baru (SARS-CoV-2) setelah mendapatkan vaksinasi secara lengkap pada Maret. Namun, ia merasa bahwa gejala yang dialami cukup ringan.

 

"Pada akhirnya, vaksinasi tetap berhasil. Saya tidak sakit seperti orang yang terkena Covid-19 sebelum vaksinasi tersedia," ujar Kevin, dikutip dari Indian Express (28/6).

Para ahli mengatakan, risiko orang yang divaksinasi Covid-19 dan kemudian terinfeksi virus sebenarnya rendah. Namun, itu masih bisa terjadi dan ada beberapa hal yang perlu diketahui.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA