Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Ibu Menyusui Aman Terima Vaksin Covid-19

Ahad 27 Jun 2021 19:01 WIB

Red: Nora Azizah

Seorang ibu menyusui aman untuk menerima vaksin COVID-19 selama tidak ada penyakit penyerta (komorbid).

Seorang ibu menyusui aman untuk menerima vaksin COVID-19 selama tidak ada penyakit penyerta (komorbid).

Foto: Wikimedia
Antibodi ibu menyusui bahkan bisa terbentuk dan berguna melindungi bayinya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang ibu menyusui aman untuk menerima vaksin Covid-19 selama tidak ada penyakit penyerta (komorbid). Bahkan antibodi yang terbentuk dari vaksin berguna untuk melindungi bayi.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Pusat, Nia Umar, S.Sos, MKM, IBCLC mengatakan, bayi bisa mendapatkan manfaat dari vaksin melalui ASI ibunya. Oleh karenanya, jika berkesempatan mendapat vaksin sebaiknya tidak ditunda.

Baca Juga

"Manfaat vaksin akan didapatkan di dalam ASI dan itu penting sekali. Ketika ibu menyusui divaksin misalkan terpapar Covid-19 gejala ringan, antibodi yang baik akan muncul di ASI dan baik untuk anaknya," ujar Nia dalam dalam Instagram Live GKIA pada Ahad (27/6).

Menurut Nia, vaksinasi untuk ibu menyusui juga sudah dianjurkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) sehingga tidak perlu diragukan keamanannya. Hal senada juga disampaikan oleh Ahli gizi Dr. dr Tan Shot Yen, M.Hum, yang mengatakan, vaksin yang diberikan oleh pemerintah aman untuk ibu menyusui.

Dia pun membantah anggapan yang menyebutkan bahwa vaksin Covid-19 terdiri dari virus yang dilemahkan.

"Semua vaksin kalau sudah dirilis pemerintah pasti aman, mana ada pemerintah yang mau matiin rakyatnya. Semua aman kok, aman atau tidaknya itu relatif ketika Anda screening makanya Anda harus jujur pada petugas mengenai kondisi kesehatan Anda," kata dr. Tan.

Dr Tan mengingatkan kepada ibu menyusui yang berencana melakukan vaksinasi untuk memahami kondisi tubuh dan mengingat riwayat kesehatan selama hamil, apakah mengalami pengentalan darah atau hipertensi. Sebab, hal ini akan mempengaruhi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Jangan sampai lantaran abai dengan kondisi kesehatan malah menimbulkan masalah lain.

"Ingat, tes dulu tensinya, makan benar dulu, olahraga dulu jadi pas vaksin tensinya bagus. Ada ibu menyusui yang punya riwayat preklamsia harus bilang sama dokternya saat screening, atau pernah minum obat pengencer darah saat hamil harus dilaporkan. Itu pentingnya jujur. Banyak orang enggak jujur atau enggak ingat dengan kondisi kesehatannya," kata dr. Tan

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA