Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Isu Bunuh Diri Jadi Bahasan Sensitif Komunitas Muslim AS

Ahad 27 Jun 2021 14:40 WIB

Red: Agung Sasongko

Muslim Amerika

Bunuh diri dilarang dalam Islam namun jarang dibahas Komunitas Muslim AS

Stigma.

Direktur Kepemimpinan Pemuda Asosiasi Islam Allen, Saadia Ahmed mengungkap usai tragedi Allen banyak dari anggota komunitas Muslim menawarkan bantuan atau bertanya bagaimana untuk memberikan bimbingan kepada mereka yang membutuhkan. 

Misalnya, kata dia, ada seorang pemuda yang meminta bimbingan karena terbersit untuk melakukan bunuh diri. Ada juga, pelajar yang membuthkan bantuan namun tidak diberikan izin oleh orangtuanya. Belum lagi, ada orangtua yang mulai khawatir dengan anak-anak mereka. 

“Saya setidaknya melihat ada kemajuan,” kata Ahmed.

Sameera Ahmed, Direktur Eksekutif, The Family & Youth Institute, sebuah lembaga penelitian dan pendidikan nirlaba, mengatakan kelompoknya mengembangkan kampanye pencegahan bunuh diri untuk komunitas Muslim beberapa tahun yang lalu.

“Orang-orang tidak mau menceritakan apa yang terjadi karena mereka takut dengan stigma tersebut,” kata Ahmed. 

“Mereka takut orang tidak akan datang pada pemakaman orang yang mereka cintai,” kata dia

Namun, kata dia, hari ini ada banyak keterbukaan. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA