Jumat 25 Jun 2021 23:20 WIB

Satgas: Kasus Covid-19 di Sultra Bertambah 83 Jadi 11.073

Satgas laporkan di Sultra lebih banyak kasus baru dibandingkan pasien sembuh

Siswa SD Negeri 1 Kendari menjalani protokol kesehatan sebelum mengikuti kegiatan sekolah,
Foto: Antara/Jojon
Siswa SD Negeri 1 Kendari menjalani protokol kesehatan sebelum mengikuti kegiatan sekolah,

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat total warga di provinsi itu yang positif Covid-19 sudah sebanyak 11.073 setelah hari ini bertambah 83 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal mengatakan perkembangan kasus COVID-19 di provinsi itu hari ini lebih banyak kasus positif baru daripada pasien sembuh.

"Hari ini kembali terjadi penambahan 83 kasus positif baru yang tersebar di tujuh daerah," kata dia. Ia merinci penambahan kasus positif Covid-19 di Sultra terbanyak di Kota Kendari sebanyak 59 orang, kemudian masing-masing tiga dari Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Konawe Selatan, Bombana, selanjutnya, Muna dua dan Konawe 10.

Selain kasus positif baru, Rabiul juga menyampaikan bahwa kasus meninggal juga bertambah dua orang yakni perempuan 81 tahun asal Kota Baubau dan laki-laki 19 tahun asal Kota Kendari, sehingga kasus meninggal tercatat menjadi 228 orang. Rabiul menuturkan, untuk kasus sembuh juga bertambah 26 orang dengan rincian masing-masing tiga orang dari Kota Baubau, Kabupaten Kolaka, dan Buton serta 17 dari Buton Tengah.

"Total pasien sembuh dari Covid-19 di Sultra hingga hari ini menjadi 10.259 orang. Yang menjalani perawatan atau isolasi mandiri sampai hari ini sebanyak 586 orang," ujarnya.

Ia mengajak kepada semua pihak untuk terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan mulai dari memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas guna menekan angka kasus Covid-19 yang saat ini kembali meningkat."Ayo vaksin, dan selalu terapkan protokol kesehatan guna menekan angka kasus kita dan memutus mata rantai penularan COVID-19 yang saat ini mulai meningkat," ujar pria yang akrab disapa Dokter Wayonk itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement