Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Biden Prediksi akan Banyak Korban Wafat Akibat Varian Delta

Jumat 25 Jun 2021 13:46 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Christiyaningsih

Presiden Joe Biden. Ilustrasi.

Presiden Joe Biden. Ilustrasi.

Foto: AP/Evan Vucci
Presiden AS Joe Biden menyebut penularan delta harus menjadi perhatian serius

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Joe Biden memberi sinyal kematian akibat Covid-19 akan terus meningkat karena penyebaran varian delta yang amat berbahaya. Ia menyebut penularan delta harus menjadi perhatian serius.

"Enam ratus ribu lebih orang Amerika telah meninggal dan dengan varian delta ini Anda tahu akan ada yang lain juga. Anda tahu itu akan terjadi. Kita harus membuat anak-anak divaksinasi," kata Biden di sebuah pusat komunitas di Raleigh, Carolina Utara dilansir dari CNBC pada Jumat (25/6).

Biden menyebut varian delta lebih mudah menular dan berpotensi mematikan. Menurutnya, hal ini sangat berbahaya bagi kaum muda. Ia memperingatkan orang Amerika yang masih belum divaksinasi sangat berisiko tertular. "Datanya sudah jelas: Jika Anda divaksinasi, Anda aman," ujar Biden.

"Anda masih berisiko sakit parah atau meninggal jika Anda sebenarnya belum divaksinasi, itu faktanya," lanjut Biden.

Varian delta sekarang menyumbang setidaknya 20 persen dari semua kasus Covid baru di AS, menurut data Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC). Varian ini memiliki tingkat penggandaan sekitar dua pekan, menetapkannya di posisi untuk menjadi strain dominan di AS dalam beberapa pekan.

CDC menetapkan varian yang lebih menular sebagai varian yang menjadi perhatian. Para ahli mengatakan varian delta juga dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah pada mereka yang terinfeksi. Akan tetapi lebih banyak data diperlukan untuk memastikannya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA