Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Keuangan Anda Berantakan? Perbaiki dengan Cara Ini

Kamis 24 Jun 2021 20:25 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti

Ilustrasi Wakaf Uang

Ilustrasi Wakaf Uang

Foto: Republika/Thoudy Badai
Tanpa pemeriksaan keuangan rutin, Anda akan terus mengulangi pembelanjaan impulsif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak hanya kesehatan fisik, kesehatan finansial adalah hal yang tak kalah penting untuk dijaga. Pertanyaannya, kapan terakhir kali Anda memeriksa keuangan?

Penting untuk mengetahui pengelolaan uang dan di mana dapat membuat perubahan yang lebih baik. Tanpa pemeriksaan keuangan rutin, orang dapat terus mengulangi tindakan buruk, seperti menyerah pada pembelian impulsif atau hanya membayar biaya minimum untuk kartu kredit.

Berikut 11 cara untuk memeriksa dan memperbaiki situasi keuangan, seperti dilansir di laman quebecnewstribune, Kamis (24/6):

1. Perbarui anggaran 

Anggaran tidak boleh statis. Jika itu tidak berhasil untuk Anda, silakan sesuaikan kembali. Tambah atau kurangi berbagai batasan pengeluaran. Tentukan mana kategori anggaran untuk prioritas dan keinginan saat ini. Uji metode anggaran yang berbeda untuk mengembangkan rencana pengelolaan dana.

2. Lacak pengeluaran 

Apakah Anda ingin tahu ke mana uang Anda pergi? Jika demikian, mencatat setiap uang yang dibelanjakan akan memberi Anda beberapa wawasan.

Coba cek pengeluaran dalam satu bulan, tetapi jangan hanya memasukkan jumlah uang dan barang-barang yang dibeli. Tuliskan alasan membelinya dan bagaimana perasaan Anda.

3. Mengurangi biaya tetap

Biaya tetap dan jumlah konstan yang Anda bayar untuk sewa rumah, layanan telepon seluler, hingga asuransi mobil mungkin tampak tidak fleksibel, tetapi tidak harus demikian. Teliti tarif pesaing, negosiasikan tagihan dengan penyedia Anda saat ini atau beralih ke penyedia baru.

4. Tambahkan ke dana darurat 

Krisis tak terduga dapat muncul kapan saja. Miliki dana darurat yang kuat. Periksa berapa banyak uang yang telah Anda sisihkan untuk keadaan darurat. Banyak ahli menyarankan untuk menghemat pengeluaran tiga hingga enam bulan, tetapi lebih dari itu juga diperbolehkan. Jika tabungan Anda kurang, buatlah rencana untuk menambah tabungan di tahun mendatang.

5. Periksa kemajuan dalam tujuan penghematan 

Jika Anda telah secara otomatis menabung untuk liburan mendatang atau uang muka rumah, tujuan Anda tidak bisa begitu saja ditetapkan dan kemudian dilupakan. Gunakan waktu tinjauan keuangan ini untuk melihat seberapa dekat atau seberapa jauh Anda dari mencapai tujuan tersebut.

6. Dana pensiun

Meskipun masa pensiun tampaknya masih panjang, sekarang adalah waktu terbaik untuk mulai menabung. Semakin lama rekening pensiun tumbuh, semakin lama Anda dapat memperoleh manfaat darinya.

7. Evaluasi rencana pembayaran utang 

Jika Anda ingin kepuasan membersihkan seluruh saldo kartu kredit, fokus pada pembayaran utang terkecil. Jika Anda ingin melunasi utang dengan tingkat bunga yang besar, bisa memilih mitra tepat.

8. Tingkatkan skor kredit 

Anda dapat meningkatkan nilai kredit dengan melunasi saldo pinjaman dan kartu kredit yang ada, tidak ada utang tambahan yang timbul, memerlukan peningkatan batas kartu kredit dan membayar tagihan tepat waktu.

9. Ekstrak laporan kredit 

Rinci siapa yang berutang, berapa banyak, pertanyaan kredit terbaru, dan apakah Anda memiliki utang yang telah dikreditkan. Periksa laporan kredit Anda untuk memeriksa ketidakakuratan. Jika ada kesalahan dalam laporan Anda, Anda dapat mengajukan keberatan ke biro kredit, yang dapat meningkatkan skor kredit Anda.

10. Perbarui resume 

Dengan terus memperbarui resume Anda, bersiaplah menangkap peluang kerja yang bagus. Pastikan resume Anda dalam kondisi yang baik.

11. Lindungi aset 

Cara mempertahankan situasi keuangan yang baik adalah dengan bijaksana mengembangkan rencana darurat jika terjadi kesalahan. Asuransi disabilitas memungkinkan Anda memperoleh penghasilan saat Anda sakit atau cedera dan tidak dapat bekerja. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA