Kamis 24 Jun 2021 17:05 WIB

Jakarta Tembus 7.500 Kasus Covid-19 Hari Ini

Penambahan harian Covid Jakarta hari ini melonjak drastis.

Rep: Febryan A/ Red: Indira Rezkisari
Petugas memberihkan kawasan di Kawasan Danau Sunter yang ditutup sementara, Jakarta, Kamis (24/6). Kelurahan Sunter Jaya melakukan penutupan sementara kawasan Danau Sunter untuk mengendalikan lonjakan kasus penularan Covid-19. Penutupan itu bersifat situasional, bisa berubah kapan saja dan akan terus dilakukan sampai dengan menurunnya jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Jakarta.Prayogi/Republika
Foto: Prayogi/Republika
Petugas memberihkan kawasan di Kawasan Danau Sunter yang ditutup sementara, Jakarta, Kamis (24/6). Kelurahan Sunter Jaya melakukan penutupan sementara kawasan Danau Sunter untuk mengendalikan lonjakan kasus penularan Covid-19. Penutupan itu bersifat situasional, bisa berubah kapan saja dan akan terus dilakukan sampai dengan menurunnya jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah Jakarta.Prayogi/Republika

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus harian Covid-19 di DKI Jakarta kembali memecahkan rekor. Tercatat 7.505 kasus baru pada Kamis (24/6). Terjadi lonjakan drastis jika dibandingkan kasus harian sepekan terakhir yang masih pada kisaran 3.000-5.000.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, memaparkan, berdasarkan data terkini, dilakukan tes PCR terhadap 25.575 orang. Sebanyak 20.460 spesimen sudah ada hasilnya.

Baca Juga

"Sebanyak 7.505 positif dan 12.955 negatif," kata Dwi dalam siaran pers resmi Pemprov DKI Jakarta, Kamis.

Di samping itu, kata dia, jumlah kasus aktif di Jakarta juga naik 5.195 kasus. Alhasil, kini jumlah kasus aktif sebanyak 40.900. Kasus aktif artinya orang yang masih dirawat atau isolasi.

Sementara, akumulasi kasus positif di Jakarta, kata dia, sudah 494.462 kasus. Dari jumlah total kasus positif, sebanyak 445.450 dinyatakan sembuh dan 8.112 orang meninggal dunia.

Dengan tingginya lonjakan kasus, Dwi meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan semakin taat protokol kesehatan. "Karena, penularan Covid-19 kian cepat. Patuhi aturan yang berlaku sebagai upaya kita bersama dalam menekan penyebaran virus ini,” kata Dwi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement