Monday, 11 Jumadil Awwal 1444 / 05 December 2022

McAfee, Pelopor Antivirus yang tak Pernah Pakai Antivirus

Kamis 24 Jun 2021 11:51 WIB

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih

John McAfee

John McAfee

Foto: variety
McAfee mengaku terus menerus mengubah alamat IP untuk menghindari virus komputer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelopor Antivirus McAfee (75 tahun) meninggal di sel penjara di luar Barcelona pada Rabu (23/6). Pada hari itu juga pengadilan Spanyol mengumumkan keputusan ekstradisi McAfee.

McAfee telah ditahan di Spanyol sejak musim gugur lalu. Ia ditangkap atas tuduhan penggelapan pajak.

Baca Juga

Dilansir dari Wired, Kamis (24/6), Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) dan Komisi Sekuritas dan Bursa(SEC) menambahkan tuduhan tersebut pada Maret. Mereka menuntut McAfee dan rekanannya atas berbagai tuduhan terkait dengan dua skema mata uang kripto yang diduga telah berlangsung selama bertahun-tahun. McAfee menghadapi ancaman puluhan tahun penjara jika terbukti bersalah atas semua tuduhan.

“Konfirmasi datang dari tim hukum kami di Spanyol bahwa John ditemukan tewas di sel penjaranya. Saya sedih mendengar peristiwa itu dan doa saya untuk istrinya, Janice,” kata pengacara McAfee, Nishay K. Sanan, dalam sebuah pernyataan.

 

Masa muda John McAfee

Setelah menghabiskan masa mudanya di Roanoke, Virginia dan serangkaian pekerjaan singkat, McAfee menjadi kaya raya melalui bisnis perangkat lunak antivirus. Dia mendirikan McAfee Associates pada 1987.

McAfee terinspirasi oleh penyebaran Brain, virus komputer awal yang menyerang PC di seluruh dunia. Dia meninggalkan pekerjaan di Lockheed untuk memulai bisnis dari rumahnya.

Beberapa tahun kemudian, antivirus McAfee telah tersedia di mana-mana. Pada 1992, ia melakukan IPO perusahaan. Dua tahun kemudian dia meninggalkannya, dengan kekayaan puluhan juta dolar lebih kaya daripada saat dia memulai.

Meskipun pelopor keamanan komputer, ia pernah mengakui kepada BBC bahwa ia tidak pernah benar-benar menggunakan perangkat lunak di komputernya sendiri atau perangkat lunak anti-virus apa pun dalam hal ini.

"Saya melindungi diri saya dengan terus-menerus mengubah alamat IP (protokol internet) saya, dengan tidak melampirkan nama saya ke perangkat apa pun yang saya gunakan, dan dengan tidak pergi ke situs-situs di mana Anda mungkin terkena virus, seperti situs porno," katanya kepada reporter teknologi BBC Leo Kelion pada tahun 2013.

Titik balik

Pada  tahun 90-an dan ke 2000-an, McAfee tampaknya mengikuti alur yang sama seperti kisah sukses teknologi awal lainnya. Dia mendirikan studio yoga, dia memulai perusahaan pesan instan, dia menulis beberapa buku.

Namun seperti yang ditulis Joshua Davis pada 2012, McAfee kehilangan sejumlah besar uang ketika ekonomi runtuh pada 2008 dan dia pindah ke Belize tahun itu. Perilakunya di sana menjadi mengkhawatirkan.

Dia mempekerjakan penjaga dan membeli senjata dan membangun laboratorium misterius di kompleksnya yang luas. Pada November tahun itu, pihak berwenang di Belize menyebut McAfee sebagai “orang yang berkepentingan” sehubungan dengan kematian tetangganya. McAfee kemudian melarikan diri.

Pada tahun-tahun sejak itu, McAfee mengubah citra dirinya sebagai pelopor dan provokator cryptocurrency. SEC lebih lanjut menuduh McAfee bersama rekan-rekannya akan memuat koin khusus, mendesak orang untuk membelinya di media sosial, dan menjualnya.

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA