Pendukung Denmark Dapat Jatah Tiket 16 Besar Lebih Banyak

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Para pendukung Denmark di Euro 2020 (ilustrasi).
Para pendukung Denmark di Euro 2020 (ilustrasi). Foto: X01348
Pendukung Wales yang akan jadi lawan Denmark dilarang masuk Belanda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Sepak Bola Denmark (DNU) berhadap mendapatkan tambahan jatah tiket untuk pendukung mereka pada babak 16 besar Euro 2020 melawan Wales. Sebab, pendukung Wales tidak diizinkan hadir ke Amsterdam, tempat pertandingan berlangsung di Johan Cruyyf Arena, akhir pekan ini.

Belanda melarang masuk pengunjung dari Inggris Raya ke negara mereka tanpa keperluang yang teramat penting. Sementara, warga negara yang masuk Uni Eropa diperbolehkan, selama tinggal tak lebih dari 12 jam.

Baca Juga

DFU mengatakan kepada para pendukung dalam situsnya bahwa masih ada beberapa tiket yang tersisa. UEFA juga mengharapkan menerima lebih banyak tiket yang dikirimkan kembali oleh Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) karena para penggemar Wales tidak dapat menonton langsung.

Dikutip dari BBC, Rabu (23/6), kapasitas maksimum yang diizinkan di Stadion Johan Cruyff di Amsterdam untuk pertandingan pada Sabtu (26/6) adalah 16 ribu. Ribuan penggemar Denmark sekarang diperkirakan akan hadir setelah diberi tahu bahwa mereka dapat melakukan perjalanan jika mereka tidak tinggal lebih lama dari 12 jam di Belanda.

Untuk penduduk wilayah Uni Eropa dan Schengen, tidak perlu ada karantina masuk ke Belanda selama tinggal kurang dari 12 jam. Karena, Inggris Raya tidak lagi berada di wilayah Uni Eropa atau Schengen, aturan ini ini tidak berlaku untuk warganya.

Inggris Raya juga tidak ada dalam daftar negara aman Belanda, jadi perjalanan tidak diizinkan. Pemerintah Denmark secara resmi menyarankan warganya untuk tidak menonton langsung ke Amsterdam.

Direktur Layanan Warga Kementerian Luar Negeri Denmark, Erik Brogger Rasmussen, sempat mengatakan ada cara bagi mereka untuk bepergian, selama mereka hanya tinggal di negara itu kurang dari 12 jam. Namun, dia kemudian mengklarifikasi kepada BBC Wales bahwa Pemerintah Denmark menyarankan para penggemar untuk tidak bepergian.

"Kami melakukan itu sebagian karena Pemerintah Belanda sangat menyarankan untuk melakukan karantina sendiri selama 10 hari setelah tiba di Belanda jika Anda tinggal lebih lama dari 12 jam," kata Erik.

DFU juga mendorong klub untuk menayangkan pertandingan di layar lebar hingga bisa menampung 200 orang. Saat ini, tidak ada rencana untuk menyediakan zona penggemar di Wales bagi orang-orang untuk menonton pertandingan tersebut.

 

Terkait


 Karim Benzema dari Prancis merayakan keunggulan 2-1 dalam pertandingan sepak bola babak penyisihan grup F UEFA EURO 2020 antara Portugal dan Prancis di Budapest, Hongaria, 23 Juni 2021.

Benzema Janjikan Tambahan Gol di Euro 2020

Robert Lewandowski dari Polandia selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup E UEFA EURO 2020 antara Swedia dan Polandia di St.Petersburg, Rusia, 23 Juni 2021.

Lewandowski Kecewa Polandia Gagal Lolos ke Babak 16 Besar

Adam Szalai dari Hungaria merayakan gol setelah mencetak keunggulan 1-0 selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup F UEFA EURO 2020 antara Jerman dan Hungaria di Munich, Jerman, 23 Juni 2021.

Pelatih Hungaria Bangga kepada Pemainnya Meski Gagal di Euro

Karim Benzema dari Prancis mencetak gol penyeimbang dari titik penalti pada pertandingan sepak bola babak penyisihan grup F UEFA EURO 2020 antara Portugal dan Prancis di Budapest, Hongaria, 23 Juni 2021.

Portugal Kecewa Prancis Dapat Penalti

Leon Goretzka (kanan) dari Jerman merayakan setelah mencetak 2-2 selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup F UEFA EURO 2020 antara Jerman dan Hongaria di Munich, Jerman, 23 Juni 2021.

Loew Semringah Tim Panser Lolos ke Fase Gugur

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image