Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Indo Premier Sekuritas Raih Dua Penghargaan Internasional

Rabu 23 Jun 2021 16:48 WIB

Red: Joko Sadewo

Head of Marketing & Retail IPOT, Paramita Sari.

Head of Marketing & Retail IPOT, Paramita Sari.

Foto: istimewa/tangkapan layar
Penghargaan ini merupakan buah dari inovasi yang dilakukan Indo Premier Sekuritas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Indo Premier Sekuritas raih dua penghargaan sebagai Best Retail Broker in Indonesia dan Best Bond Broker in Indonesia pada ajang penghargaan 15th Annual Alpha Southeast Asia Best Financial Institution Awards 2021.

Head Marketing dan Retail PT Indo Premier Sekuritas, Paramita Sari, mengatakan penghargaan ini merupakan legitimasi atas inovasi yang dilakukan Indo Premier Sekuritas, saat pandemi Covid-19 melanda.

Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi tantangan berat. Namun, Indo Premier berhasil belajar dari pengalaman untuk beradaptasi dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. “Kita berinovasi agar investor bisa melakukan investasi di pasar modal Indonesia dengan mudah, agar #SemuaBisaInvestasi,” kata Paramita, dalam siaran persnya, Senin (21/6).

Sebelum menerima penghargaan ini, Indo Premier juga sudah menerima penghargaan lain. Mereka dinobatkan sebagai Indonesia Best Retail Brokerage oleh Asiamoney. Beberapa penghargaan tersebut melengkapi koleksi penghargaan internasional yang telah diterima oleh Indo Premier sejak 2004.

Paramita memaparkan, nasabah Indo Premier pada kuartal I/2021 mencapai lebih dari 600.000 nasabah, meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Menariknya, tren transaksi retail Indo Premier terus meningkat signifikan, dimana sekitar 80 persen transaksi disumbang oleh retail.

Kedua hal tersebut, menurut dia, sejalan dengan meningkatnya jumlah investor dan transaksi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga akhir Mei 2021 sudah tercatat sebanyak lebih dari 2,4 juta investor saham dan 5,4 juta investor pasar modal di Indonesia. Dengan demikian, ada peningkatan sebesar 42% untuk investor saham dan 38% untuk investor pasar modal dari angka akhir tahun 2020.

Dari segi infrastruktur, Paramita mengatakan, aplikasi Indo Premier Online Technology (IPOT) yang diluncurkan di masa pandemi, tepatnya 3 Juni 2020 lalu, membuat tren transaksi saham investor via daring berubah. Super app IPOT sebagai ekosistem investasi memudahkan nasabah dalam belajar investasi, melakukan perencanaan keuangan, bertransaksi saham, reksa dana, Exchange Traded Fund (ETF) hingga melakukan pembayaran cukup dengan satu rekening dan satu aplikasi tanpa minimum deposit.

Sedangkan dari segi edukasi, dalam inisiatif pemasarannya IPOT meluncurkan kampanye #SemuaBisaInvestasi. Kampanye ini dilakukan melalui berbagai konten dan kelas edukasi gratis untuk masyarakat umum secara daring, dengan semudah dan semenarik mungkin, seperti di IPOT Academy yang mengedepankan kualitas pengajaran.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA