Kamis 24 Jun 2021 02:29 WIB

Sekolah Wajibkan Orang Tua Antar Anak Saat PTM

SMP Negeri 1 Kota Medan wajibkan orang tua antar anak saat PTM

Pelajar antre mencuci tangan sebelum mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 07 Medan, Sumatera Utara, Kamis (17/06/2021). Dinas Pendidikan Kota Medan melakukan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan saat proses belajar mengajar dan membatasi jumlah siswa maksimal 25 persen dari jumlah murid yang ada di setiap kelas.
Foto: ANTARA/Fransisco Carolio
Pelajar antre mencuci tangan sebelum mengikuti simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SMP Negeri 07 Medan, Sumatera Utara, Kamis (17/06/2021). Dinas Pendidikan Kota Medan melakukan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan menerapkan protokol kesehatan saat proses belajar mengajar dan membatasi jumlah siswa maksimal 25 persen dari jumlah murid yang ada di setiap kelas.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- SMP Negeri 1 Kota Medan, Sumatera Utara, meminta orang tua wajib mengantar dan menjemput anaknya selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas di sekolah. Rencananya, PTM akan dimulai pada Juli 2021.

"Kita sudah sampaikan kepada orang tua bahwa anak itu diantar dan kemudian setelah kegiatan belajar mengajar selesai, anak-anak diambil lagi oleh orang tua," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Medan Lisnawati, Rabu (23/6).

Pihak sekolah juga akan mengecek kesehatan para siswa pada saat akan masuk ke ruangan kelas dan setelah proses belajar mengajar selesai.

"Kalau ternyata nanti suhu anak di atas 36,6 derajat, kita anjurkan orang tua tidak memperbolehkan anaknya ke sekolah," ujarnya.

Guna memastikan penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah, pihaknya telah menyediakan tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sekolah. Dengan seluruh persiapan tersebut, ia memastikan bahwa secara teknis SMPN 1 Medan sudah siap untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

"Saya optimis, karena memang SMPN 1 Medan siap melaksanakan pembelajaran tatap muka," ujarnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement