Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Final F1 Abu Dhabi Ubah Letak Trek Sikuit Yas Marina

Rabu 23 Jun 2021 13:11 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Pebalap Renault Nico Hulkenberg  memacu mobilnya dengan latar matahari terbenam di Lintasan Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, United Arab Emirates, Jumat (29/11).

Pebalap Renault Nico Hulkenberg memacu mobilnya dengan latar matahari terbenam di Lintasan Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, United Arab Emirates, Jumat (29/11).

Foto: Hassan Ammar/AP Photo
pengerjaan akan dilakukan selama musim panas ini.

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Penyelenggara GP Abu Dhabi mengungkapkan bahwa Sirkuit Yas Marina akan dimodifikasi tata letaknya. Hal ini sebagai upaya mempermudah menyalip untuk akhir musim Formula 1 2021 pada Desember mendatang.

Beberapa tahun terakhir GP Abu Dhabi seringkali kekurangan aksi yang menyebabkan kritik dari para penggemar dan pembalap. Untuk itu, tikungan 4, 5, dan 6 akan diubah menjadi hairpin single kiri dan tikungan 11, 12, 13, dan 14 diganti menjadi tikungan kiri yang melengkung.

Dilansir dari laman Crash, CEO Manajemen Olahraga Motor Abu Dhabi, Saif AL Noaimi mengkonfirmasi perubahan tersebut. Dia menyebut pengerjaan akan dilakukan selama musim panas ini.

"Kami telah melihat untuk meningkatkan balap di trek. Kami telah mendengar apa kata penonton, penggemar, pembalap, pihak F1 dan FIA. Kami berupaya untuk melakukan beberapa perubahan, tahun ini pada tata letak trek," kata Al Noaimi.

Dia menyebut akan ada beberapa modifikasi trek yang dilakukan selama musim panas ini. Dia pun menantikan lebih banyak saran dan kritik atas perubahan yang dilakukan pada sirkuit ini.

Dengan hanya perbedaan 12 poin antara Max Verstappen dan Lewis Hamilton, penyelenggara berharap Abu Dhabi dapat menjadi tempat penentuan untuk gelar. Sejak digunakan pada 2009, Abu Dhabi telah menjadi saksi atas tiga perebutan gelar.

Di antaranya adalah Sebastian Vettel yang memenangkan gelar pertamanya pada 2010 lalu. Disusul oleh Hamilton yang memenangkan gelar keduanya pada 2014 dan Nico Rosberg pada 2016 lalu.

"Tujuan akhirnya adalah untuk menciptakan lebih banyak peluang untuk balapan jarak dekat. Kami ingin menciptakan lebih banyak peluang menyalip dan secara keseluruhan menciptakan trek balap yang mengalir lebih cepat mengingat regulasi saat ini," kata Al Noaimi.

"Jadi kami benar-benar menantikan adanya aksi menyalip dan aksi mengejutkan lainnya. Semoga kejuaraan akan ditentukan di GP Abu Dhabi," kata Al Noaimi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA