Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Waketum Partai Rakyat Tolak Isu Jabatan Presiden 3 Periode

Rabu 23 Jun 2021 01:31 WIB

Red: Ratna Puspita

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Nurkaltim La Ovo mengatakan partainya menolak isu soal jabatan presiden jadi tiga periode. (Ilustrasi pencoblosan pada pemilu)

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Nurkaltim La Ovo mengatakan partainya menolak isu soal jabatan presiden jadi tiga periode. (Ilustrasi pencoblosan pada pemilu)

Foto: republika
Joko Widodo sudah menyatakan untuk tidak mau menjabat Presiden RI untuk 3 periode.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Nurkaltim La Ovo mengatakan partainya menolak isu soal jabatan presiden jadi tiga periode. Nurkaltim La Ovo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (22/6), mengatakan dirinya menyayangkan bila jabatan presiden dipaksakan menjabat 3 periode, apalagi isu tersebut terus diembuskan oleh orang-orang tertentu.

Padahal, menurut Nurkaltim, Presiden Joko Widodo sejak awal sudah menyatakan untuk tidak mau menjabat Presiden RI untuk 3 periode. "Padahal konstitusi kita sudah jelas bahwa presiden dan wakil presiden di Indonesia hanya kurun waktu 2 periode, tentu ini ada alasan yang sangat mendasar, apalagi sosok Pak Jokowi adalah negarawan dan menjunjung tinggi konstitusi negara demokrasi," katanya.

Baca Juga

Menurut Nurkaltim, para penggiat politik dan tokoh yang menghembuskan isu Jokowi 3 periode tersebut sebaiknya lebih baik berpikir dua kali lagi untuk menambah periode jabatan presiden. "Karena hal itu mencederai konstitusi dan semangat kedaulatan rakyat yang ujung-ujungnya bagian dari proses demokrasi yang lebih baik. Tapi kalau ada yang serius mengisukan 3 periode, maka itu adalah orang-orang yang suka melahirkan oligarkis dan melanggar konstitusi," katanya.

Dia mengingatkan pada semua pihak agar menghentikan isu Jokowi 3 periode yang mencederai konstitusi tersebut. Menurut dia sebaiknya yang dimunculkan adalah semangat demokrasi yang benar-benar dijalankan di Indonesia.

"Berikanlah kesempatan kepada putra-putri terbaik lain untuk mengurus negara, di situlah Pak Jokowi memiliki jiwa membangun Indonesia dari generasi ke generasi," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Rakyat itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA