Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Tips Sederhana Jaga Lansia Tetap Sehat

Selasa 22 Jun 2021 18:49 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti

Kesehatan lansia (ilustrasi).

Kesehatan lansia (ilustrasi).

Foto: www.freepik.com.
Hindari garam, beralih ke perasa alternatif seperti irisan lemon atau bubuk bawang.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI — Pandemi Covid-19 membuat banyak orang menata lagi gaya hidup dan menyadari potensi risiko kesehatan. Bagi orang-orang lanjut usia (lansia), pandemi menjadi kekhawatiran tersendiri. 

Untuk itu, lansia perlu menerapkan diet asupan natrium bijaksana dan sedikit olahraga. Pastikan lansia membuat perubahan gaya hidup kecil untuk dampak positif. 

Berikut empat tip perubahan gaya hidup yang bisa dimulai dengan mudah, seperti dilansir di laman Tribune India pada Selasa (22/6): 

1. Cek tekanan darah

Hubungan antara kelebihan asupan natrium dan tekanan darah tinggi (hipertensi) sudah menjadi rahasia umum. Hari Hipertensi Sedunia pada Mei lalu juga mengingatkan pentingnya menjaga silent killer itu. Mengatur asupan garam seseorang dalam makanan terbukti sangat efektif dalam mengendalikan tekanan darahnya.

Hal itu dapat membantu lansia mengendalikan asupan garamnya dengan menggunakan garam beryodium dengan sodium rendah, misalnya garam dengan sodium minimal 15 persen lebih sedikit dari merek tepercaya.

Strategi efektif lainnya adalah beralih ke perasa alternatif, misalnya irisan lemon, potongan cabai dan bubuk lada hitam, bubuk bawang merah, serta bubuk bawang putih adalah pilihan yang baik. Herbal seperti ketumbar, peterseli, min, oregano, thyme, dan basil juga bekerja dengan baik.

Coba untuk mencampurkan lima biji wijen sangrai dan bubuk dengan garam (garam beryodium berkualitas tinggi), dan gunakan sebagai penyedap rasa. Faktanya, meskipun total kebutuhan yodium untuk orang dewasa berjumlah kurang dari sesendok makan karena tidak ada organ penyimpanan yodium dalam tubuh, tetapi yodium perlu dimasukkan dalam makanan sehari-hari.

2. Terapi warna

Pastikan mereka makan sepiring penuh dengan berbagai warna. Diet penuh warna merupakan cara termudah dan paling efektif untuk memastikan kesejahteraan dan mencegah berbagai penyakit. Ingatkan kembali pentingnya aturan sederhana 'makan pelangi' itu kepada lansia. Langkah sederhana itu akan memberikan dividen kaya dalam hal kesehatan lebih baik dan umur panjang bagi mereka.

3. Hidrasi

Sangat mudah untuk lupa minum cukup air saat terburu-buru melakukan sesuatu. Namun, hal itu dapat merusak efisiensi lansia, menyebabkan kabut otak, bahkan dapat menurunkan kekebalan. Untuk mencegah dehidrasi, bagikan cara sederhana, seperti memulai hari dengan dua gelas air. Habiskan satu liter air sampai waktu makan siang, kemudian satu liter lagi sampai waktu makan malam. Selain itu, minumlah segelas air hangat tambahan setiap habis makan. Hal itu akan memenuhi kebutuhan air sehari-hari mereka.

4. Jangan lewatkan olahraga

Karantina wilayah dan virus corona telah mengganggu waktu olahraga banyak orang. Sebagian orang sulit ke pusat kebuharan dan berjalan-jalan. 

Namun, itu bukan alasan untuk menghentikan untuk bergerak sepenuhnya. Lansia perlu membakar kalori ekstra (dan juga membutuhkan bantuan ekstra dari endorfin) lebih dari sebelumnya. Karena itu, mintalah lansia untuk berolahraga.

Berjalan-jalan sebentar setelah makan malam dengan di sekitar rumah atau di balkon/taman, atau daftarkan mereka di kelas yoga daring. Dengan kesehatan menjadi fokus utama pada masa-masa ini, pastikan lansia memiliki kesempatan terbaik untuk kehidupan yang sehat di masa depan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA