Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Danrem: Prajurit Diminta tak Takut Bertugas di Papua

Selasa 22 Jun 2021 04:35 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Agus Yulianto

Danrem 174/Anim Tri Waninggap (ATW) Merauke, Brigjen Bangun Nawoko.

Danrem 174/Anim Tri Waninggap (ATW) Merauke, Brigjen Bangun Nawoko.

Foto: Puspen TNI
Prajurit Kodam Siliwangi harus meningkatkan kewaspadaan serta merangkul masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prajurit Yonif 315/Garuda di wilayah Korem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) diminta untuk jangan takut dalam melaksanakan tugas di Tanah Papua. Mereka juga diminta untuk terus merangkul masyarakat Papua.

"Semua manusia memiliki rasa takut tetapi kalian jangan ketakutan dalam melaksanakan tugas di tanah Papua. Tetap waspada, jaga kesehatan serta saya berharap kalian menjadi kesatria pasukan Garuda yang sejati," ujar Danrem 174/ATW, Brigjen TNI Bangun Nawoko, dalam keterangan tertulis, Senin (21/6).

Hal tersebut disampaikan Bangun selaku Dankolakops saat memberikan pengarahan kepada para personel Satgas Yonif 315/Garuda yang akan melaksanakan tugas pengamanan di area Timika. Pengarahan itu dilaksanakan di Aula Denkav-3/SC Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua.

Dalam arahannya juga, Danrem 174/ATW mengucapkan selamat datang kepada prajurit Yonif 315/Garuda di wilayah Korem 174/ATW. Dia mengatakan, pasukan datang dengan membawa Tunggul Satuan dengan penuh tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Dia ingin, mereka untuk selalu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.

"Saya tahu karakter jiwa prajurit Kodam Siliwangi yang sangat dekat dengan masyarakat, namun jangan lupa untuk selalu meningkatkan kewaspadaan serta harus merangkul masyarakat sekitar," kata Danrem.

Bangun kemudian memberikan penekanan kepada anggota Satgas untuk memedomani sejumlah hal selama melaksanakan penugasan. Pertama, agar menjaga kekompakan, loyalitas dari bawah ke atas atau sebaliknya dan ke samping.

Kemudian melaksanakan tugas dengan spektakuler, terutama yang bermanfaat bagi masyarakat. Berikutnya, menjaga kondusivitas dengan satu pikiran dan perasaan, satu langkah untuk mendukung tugas pokok, serta jaga nama baik satuan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA