Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

15 Tenaga Kesehatan di Puskesmas Situbondo Positif Covid

Senin 21 Jun 2021 21:01 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Penumpang kapal layar motor (KLM) asal Pulau Sapudi, Sumenep menjalani tes Antigen di Pelabuhan Kalbut, Mangaran, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (12/6/2021). Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo mewajibkan seluruh penumpang kapal untuk tes Antigen sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, seiring lonjakan kasus di Bangkalan, Madura.

Penumpang kapal layar motor (KLM) asal Pulau Sapudi, Sumenep menjalani tes Antigen di Pelabuhan Kalbut, Mangaran, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (12/6/2021). Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Situbondo mewajibkan seluruh penumpang kapal untuk tes Antigen sebagai upaya mencegah penularan COVID-19, seiring lonjakan kasus di Bangkalan, Madura.

Foto: Antara/Seno
Puskesmas Banyuputih ditutup sementara dan pelayanan dialihkan ke puskesmas pembantu.

REPUBLIKA.CO.ID, SITUBONDO -- Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengungkapkan, sebanyak 15 tenaga kesehatan di sebuah puskesmas di daerah itu terpapar virus corona jenis baru (Covid-19). Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo di Situbondo, Senin (21/6), menjelaskan sebelumnya ada delapan tenaga kesehatan di Puskesmas Banyuputih yang diketahui positif Covid-19, sehingga layanan kesehatan di tempat itu sempat ditutup sementara.

"Saat ini ada tambahan tujuh lagi tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19. Karena itu kami kembali menutup sementara layanan kesehatan di Puskesmas Banyuputih," katanya.

Baca Juga

Ia menjelaskan pada pekan lalu, Puskesmas Banyuputih sudah ditutup sementara untuk layanan IGD dan rawat inap, dan hanya melayani pasien rawat jalan untuk mengantisipasi semakin meluasnya penyebaran virus tersebut. "Baru saja kami berkoordinasi dengan Pak Sekda dan segera menutup sementara semua layanan kesehatan di Puskesmas Banyuputih, mulai hari ini hingga pekan depan," ujar Dwi.

Selama Puskesmas Banyuputih ditutup sementara, katanya, semua layanan kesehatan dialihkan ke puskesmas pembantu (pustu) di Desa Sumberanyar."Jadi, Puskesmas Banyuputih kembali ditutup sementara untuk semua layanan agar lebih efektif dan agar benar-benar steril di puskesmas itu. Sebelumnya kan sudah ditutup untuk layanan di UGD dan rawat indap, tapi masih dibuka untuk layanan rawat jalan, sekarang kami tutup total," ucapnya.

Selain tenaga kesehatan, Dwi menjelaskan beberapa hari lalu empat personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo juga terpapar Covid-19 setelah mengikuti kegiatan latihan menyelam di Pantai Pasir Putih."Ada empat personel di BPBD yang juga terpapar Covid-19, tapi semuanya berstatus orang tanpa gejalan atau OTG," katanya.

Informasi di Dinas Kesehatan menyebutkan, selama 18-20 Juni 2021, jumlah warga Situbondo terpapar Covid-19 bertambah 72 orang, dengan jumlah kematian selama tiga hari itu mencapai tujuh orang.

Data itu juga menyebutkan, hingga Ahad (20/6) secara akumulatif kasus Covid-19 di Situbondo mencapai 2.723 orang, dengan rincian 2.391 sembuh, 211 orang meninggal, kasus aktif dan dalam perawatan 121 orang (dirawat di rumah sakit 25 pasien, gedung observasi empat orang, isolasi mandiri 92 orang).

Dwi mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk menekan angka penularan virus yang di sejumlah daerah lain kini juga semakin banyak yang terpapar itu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA