Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Mensos: Mikro Lockdown akan Buat Ekonomi Makro Tetap Jalan

Senin 21 Jun 2021 18:58 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan).

Menteri Sosial Tri Rismaharini (kanan).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Risma mencontohkan penerapan mikro lockdown di Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA  -- Menteri Sosial Tri Rismaharini meyakini, penerapan mikro lockdown yang dilakukan pemerintah untuk menangani lonjakan kasus Covid-19 akan membuat ekonomi makro tetap berjalan. Risma mengatakan, karantina wilayah mikro lockdown dilakukan lantaran perbedaan karakteristik perekonomian warga di Indonesia, jika dibandingkan warga negara di luar negeri yang dapat menyisihkan pendapatannya dan dapat menggunakannya saat lockdown dilakukan.

"Lha kalau disini enggak, sekian hari dia dapat, dipakai makan terus besoknya habis. Kan enggak bisa dia survive (bertahan), dan tidak ada treatment (penanganan) apapun, karena itu yang bisa kita lakukan mikro lockdown," kata Risma usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden via video conference di Kantor Kementerian Sosial di Jakarta.

Baca Juga

Menurut Risma, selama penerapan mikro lockdown kegiatan pasar, mal maupun hotel di suatu wilayah tetap dapat berjalan, namun disesuaikan dengan protokol kesehatan serta diawasi Satgas Penanganan Covid-19."Kalau di Surabaya itu pasarnya ada kelambunya, plastiknya, transaksinya ada caranya yang enggak bersinggungan langsung. Arus jalannya diatur, enggak boleh tabrakan dan satu arah, dibatasi dan dijaga. Di pasar juga ada Satgasnya," kata dia.

Bagi yang masih melakukan mobilitas dari luar kota dengan alasan pekerjaan, Risma menjelaskan, pelaksanaan tersebut kemungkinan akan seperti di Surabaya.  Di antaranya dengan memberlakukan tes usap, baik di perkantoran maupun saat sudah masuk dalam domisili tinggal."Nanti keluarganya juga kita tracing (lacak), kalau ketahuan bisa kita isolasi semuanya," ujar Risma.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA