Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Monday, 23 Zulhijjah 1442 / 02 August 2021

Piala Dunia 2022 Hanya Terbuka Bagi Suporter yang Divaksin

Senin 21 Jun 2021 17:24 WIB

Red: Endro Yuwanto

 Stadion Education City, salah satu tempat pertandingan Piala Dunia FIFA 2022, di Doha, Qatar.

Stadion Education City, salah satu tempat pertandingan Piala Dunia FIFA 2022, di Doha, Qatar.

Foto: EPA-EFE/NOUSHAD THEKKAYIL
Pemerintah Qatar masih melakukan pembicaraan demi mengamankan satu juta dosis vaksin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Qatar hanya akan mengizinkan orang-orang yang sudah divaksinasi penuh terhadap Covid-19 untuk menghadiri Piala Dunia 2022. Karena itu, saat ini Pemerintah Qatar masih melakukan pembicaraan untuk mengamankan satu juta dosis vaksin guna mencapai imunisasi global.

Negara Teluk Arab itu akan menjadi tuan rumah turnamen sepak bola empat tahunan pada November 2022 mendatang. Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) mengatakan pertandingan tersebut akan digelar dengan kapasitas penonton penuh.

Perdana Menteri Sheikh Khalid bin Khalifa bin Abdulaziz al Thani mengatakan, sementara saat ini sebagian besar negara sudah mulai memvaksinasi warganya, Qatar justru masih menentukan langkah-langkah untuk memastikan ajang tersebut berjalan dengan sukses.

"Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan sebuah perusahaan untuk menyediakan satu juta dosis vaksin Covid-19 untuk mengimunisasi dan memvaksinasi beberapa dari mereka yang akan datang ke Qatar," kata Sheikh Khalid dalam sambutannya yang dikutip Reuters, Senin (21/6).

Menurut Sheikh Khalid, proses pemberian vaksin tersebut masih belum jelas. Sebagian besar vaksin virus corona membutuhkan dua dosis yang harus diberikan dengan selang waktu beberapa pekan. Pejabat Qatar sebelumnya berharap dapat menyelenggarakan turnamen yang bebas virus corona dan berencana menyediakan vaksinasi bagi penonton yang belum diimunisasi.

Qatar menginokulasi penduduknya dengan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna. Sekitar 2,8 juta dosis telah disediakan dan cukup untuk memvaksinasi sekitar 50,8 persen dari total populasinya.

Sheikh Khalid mengatakan, Piala Arab 2021, yang diselenggarakan di Doha pada Desember, akan mencerminkan kesiapan Qatar untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Dia mengungkapkan, sebagian besar stadion telah selesai dibangun dan dilanjutkan dengan pembangunan tiga stadion lainnya, termasuk Stadion Lusail, yang akan menjadi tuan rumah pertandingan final Piala Dunia 2022 dan sekarang sudah 90 persen selesai.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA