Senin 21 Jun 2021 15:29 WIB

Covid-19 di Lampung Tambah 119 Kasus, Wafat Tujuh Orang

angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di Lampung mencapai 88,61 persen

Rep: mursalin yasland/ Red: Hiru Muhammad
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinovac di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (10/3/2021). Vaksinasi tahap kedua dosis pertama tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat lingkungan Pemkot Bandar Lampung, serta perwakilan tokoh agama, masyarakat, dan wartawan.
Foto: ANTARA/Ardiansyah
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinovac di Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (10/3/2021). Vaksinasi tahap kedua dosis pertama tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat lingkungan Pemkot Bandar Lampung, serta perwakilan tokoh agama, masyarakat, dan wartawan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG--Jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi Lampung bertambah lagi 119 orang, sedangkan pasien positif yang meninggal dunia bertambah tujuh orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 yang selesai isolasi (sembuh) juga bertambah 52 orang.

Data yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Senin (21/6), jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 total 20.320 orang, kasus baru 119 orang. Pasien selesai isolasi total 18.006 orang, bertambah 52 orang, dan pasien positif yang meninggal dunia total 1.121 orang, bertambah tujuh orang.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung dr Reihana mengatakan, angka kesembuhan pasien positif Covid-19 di Lampung mencapai 88,61 persen. Sedangkan angka kematian pasien positif sebesar 5,52 persen. "Dalam dua pekan terakhir, angka reproduksi efektif berfluktuasi antara 0,30 sampai 0,96 di bawah angka 1. Pandemi belum sepenuhnya terkendali," kata Reihana dalam keterangan persnya, Senin (21/6).

Ia mengatakan, selama masa pandemi Covid-19 jumlah dan hasil uji spesimen Covid-19 di Lampung total sebanyak 101.580 spesimen, yang menghasilkan kasus positif 36.133 orang. Sedangkan total yang melakukan swab sebanyak 46.006 orang.

Mengenai ketersediaan tempat tidur pasien positif yang di rumah sakit rujukan Covid-19 di Lampung, ia mengatakan total sebanyak 1.029 tempat tidur, pasien Covid-19 yang sedang dirawat menempati 596 tempat tidur, dan masih tersisa 431 tempat tidur lagi.

Sedangkan tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi tekanan negatif yang masih tersedia sebanyak 13 tempat tidur, tersebar di enam rumah sakit, yakni RSUD Abdul Moeloek (Bandar Lampung), RSUD A Yani (Metro), RSUD A Dadi Tjokrodipo (Bandar Lampung), RSUD Alimuddin Umar (Lampung Barat), RSUD Ragab Begawi Caram (Mesuji), dan RSUD Tulangbawang Barat.

Sementara tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi biasa yang masih tersedia sebanyak 10 tempat tidur, tersebar di empat rumah sakit, yakni RSUD Abdul Moeloek, RSUD Muh Thohir (Krui), dan RSUD Pringsewu.

Reihana mengatakan, perkembangan vaksinasi Covid-19 di Lampung dari total sasaran vaksinasi 5.709.734 orang, untuk tiga kelompok sasaran berjumlah 1.163.426 orang, terealisasi vaksinasi I sebanyak 301.667 orang (25,93 persen), dan vaksinasi II sebanyak 190.588 orang (16,38 persen).

Dari tiga kelompok sasaran tersebut, kelompok lanjut usia (lansia) masih rendah dari sararan 717.971 orang terealisasi pada vaksinasi I sebanyak 36.898 orang (5,14 persen), vaksinasi II 23.756 orang (3,31 persen).

Sedangkan kelompok petugas publik dari sasaran 409.854 orang, terealisasi pada vaksinasi I sebanyak 229.886 persen (56,09 persen), vaksinasi II 134.201 orang (32,74 persen). Selanjutnya kelompok SDM kesehatan total sasaran 35.601 orang, terealisasi pada vaksinasi I sebanyak 34.883 orang (97,98 persen), dan vaksinasi II 32.631 orang (91,66 persen). 

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement