Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Efek Samping Terlalu Banyak Konsumsi Suplemen Vitamin C

Senin 21 Jun 2021 15:03 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Nora Azizah

Ada beberapa reaksi merugikan yang terjadi apabila terlalu banyak konsumsi vitamin C.

Ada beberapa reaksi merugikan yang terjadi apabila terlalu banyak konsumsi vitamin C.

Foto: Flickr
Ada beberapa reaksi merugikan yang terjadi apabila terlalu banyak konsumsi vitamin C.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Vitamin C adalah salah satu suplemen yang paling populer. Vitamin C merupakan vitamin yang larut dalam air adalah antioksidan kuat yang bertindak sebagai bahan pembangun kolagen, membantu penyembuhan luka, dan juga berperan dalam fungsi kekebalan tubuh. Vitamin ini pula yang banyak diburu masyarakat terutama sejak awal saat pandemi Covid-19 merebak.

Mengkonsumsi suplemen vitamin C dapat membantu mengatasi beberapa masalah kesehatan. Namun, ada beberapa reaksi merugikan yang dapat terjadi jika kita  mengkonsumsi terlalu banyak vitamin C dalam bentuk suplemen. Hal ini sangat berlawanan dengan makan makanan yang kaya vitamin C.

Tunjangan diet yang direkomendasikan (RDA) untuk vitamin C adalah 75 miligram per hari untuk perempuan dan 90 miligram per hari untuk pria berusia 19 tahun dan lebih tua. Batas atas yang dapat ditoleransi untuk pria dan wanita adalah 2.000 miligram per hari. Artinya, jika kita mengkonsumsi lebih dari itu, diskusikan dengan dokter atau ahli diet terdaftar.

Lalu, apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi suplemen vitamin C berlebih? Berikut beberapa efek sampingnya, dilansir laman EatThis, Senin (21/6).



1. Masalah pencernaan
Keluhan yang paling umum saat mengonsumsi suplemen vitamin C adalah masalah pencernaan, mulai dari diare hingga mual hingga kram perut. Jika kita menemukan suplemen yang memberikan efek samping itu, segera konsultasikan dengan dokter atau ahli diet terdaftar.

Baca Juga



2. Batu ginjal
Beberapa penelitian menunjukkan vitamin C berperan dalam perkembangan batu ginjal. Namun, hasilnya bertentangan. Penelitian memang menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi suplemen vitamin C dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya yang disebut hyperoxaluria, suatu kondisi yang terjadi ketika ada terlalu banyak oksalat dalam urin, dapat mengembangkan batu ginjal. Namun, ini mungkin tidak terlalu mengkhawatirkan jika Anda tidak memiliki masalah kesehatan ini.

3. Kelebihan zat besi
Vitamin C membantu menyerap zat besi non-heme, yang merupakan zat besi dari makanan nabati seperti sayuran hijau berdaun gelap. Pada orang dewasa yang sehat, hal ini tampaknya tidak menjadi masalah.

Bahkan sebenarnya hal itu sangat bermanfaat, terutama bagi non-pemakan daging yang mendapatkan zat besi dari tumbuhan. Namun, pada orang dengan kondisi yang disebut hemochromatosis, yang menyebabkan tubuh menyimpan terlalu banyak zat besi, vitamin C dalam jumlah tinggi dari suplemen dapat memperburuk kelebihan zat besi dan merusak tubuh.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA