Mason Mount Minta Rekannya Abaikan Cemooh Suporter Inggris

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar

Raheem Sterling (kiri) dari Inggris merayakan dengan rekan setimnya Mason Mount setelah mencetak gol 1-0 selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup D UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Kroasia di London, Inggris, 13 Juni 20
Raheem Sterling (kiri) dari Inggris merayakan dengan rekan setimnya Mason Mount setelah mencetak gol 1-0 selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup D UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Kroasia di London, Inggris, 13 Juni 20 Foto: EPA-EFE/Justin Tallis
Saya mendapat banyak ejekan dalam karier singkat saya

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penyerang timnas Inggris Mason Mount mengatakan para pemain harus mengabaikan ejekan dan fokus meningkatkan permainan setelah meraih hasil imbang 0-0 melawan Skotlandia di Euro 2020.

Hasil tersebut mengecewakan membuat beberapa mendukung mencemooh pemain saat meninggalkan lapangan. Inggris menang atas Kroasia pada laga pembuka penyisihan grup D.

Kemenangan di laga terakhir melawan Republik Ceko akan membuat The Three Lions lolos babak 16 besar dengan status juara grup. Mount berharap Inggris terus melangkah lebih jauh di turnamen ini.

"Saya mendapat banyak ejekan dalam karier singkat saya, jadi itu jelas dari fans tandang atau fans tuan rumah. Kami fokus pada diri kami sendiri, bagaimana kami bisa berkembang, area permainan apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik,” ujarnya dilansir Metro, Senin (21/6).

Pemain Chelsea tersebut mengakui kesempurnaan permainan sangat sulit untuk diraih. Oleh karena itu para pemain harus menekan diri sendiri agar mencapai itu semua. Ia menegaskan ingin membuat negaranya bangga. Ia berharap laga berikutnya mendapatkan hasil yang baik.

Mount menilai para pemain panic ketika melawan Skotlandia sehingga selalu buntu untuk mencetak gol. Fan ingin tim bermain menyerang sepanjang waktu namun bagi pemain harus mengatur permainan. Dalam sepakbola adalah hal biasa mengatur ritme permainan.

Mantan striker timnas Inggris Wayne Rooney dalam kolomnya di The Times mengkritik para pendukung yang mencemooh pemain setelah pluit panjang ditiup. Rooney menyerukan agar bersabar dengan kekuatan pasukan muda Inggris.

Rooney sendiri menyaksikan laga tersebut dan memberikan tepuk tangan usai pertandingan. Namun ia mengaku menyaksikan penggemar di sampingnya yang mencemooh.

“Itu mengingatkan saya pada waktu saya bermain untuk Inggris, ketika kami dicemooh lebih dari satu kali – dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa itu tidak pernah membantu individu bermain lebih baik, atau membantu tim,” ujar Rooney.

Rooney berpikir sebagai pendukung harus memberikan dukungan kepada pemain. Southgate dan pemainnya tak pantas untuk dicemooh. Meskipun ia sadar mereka mengalami kekecewaan dengan hasil imbang tersebut.

Terkait


 Raheem Sterling dari Manchester City saat pertandingan sepak bola Liga Utama Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Manchester, Inggris, 07 Maret 2021.

Raheem Sterling Ogah Dibarter dengan Kane

Rafael van der Vaart saat masih memperkuat timnas Belanda.

Koke dan Sarabia Balas Ucapan Van der Vaart

Pemain Kroasia Luka Modric memeluk pelatih Zlatko Dalic setelah timnya mempecundangi Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki di Moskow, Rusia, Rabu (11/7) waktu setempat.

Ini Sanjung Pelatih Kroasia buat Luka Modric

Pemain Inggris Harry Kane dan Bukayo Saka merayakan gol pembuka timnya, pada pertandingan grup D kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Republik Ceko dan Inggris, di stadion Wembley di London,  Rabu (23/6) dini hari WIB.

Neville: Southgate Kesulitan Pilih Striker untuk 16 Besar

Kylian Mbappe dari Prancis merayakan setelah mencetak keunggulan 1-0 selama pertandingan sepak bola Persahabatan Internasional antara Prancis dan Wales di Nice, Prancis, 02 Juni 2021.

Kylian Mbappe Kirim Sinyal Hengkang dari PSG Musim Ini

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image