Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Inggris akan Terapkan Teknologi Baru untuk Pegawai NHS

Senin 21 Jun 2021 00:05 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Muhammad Fakhruddin

Inggris akan Terapkan Teknologi Baru untuk Pegawai NHS (ilustrasi).

Inggris akan Terapkan Teknologi Baru untuk Pegawai NHS (ilustrasi).

Foto: EPA-EFE / NEIL HALL
Pemerintah berencana menerbitkan rancangan strategi data baru pekan ini.

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON -- Pemerintah Inggris akan menerapkan teknologi baru untuk mendukung kondisi kesehatan pegawai Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS). Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock mengatakan perubahan itu dilakukan setelah berbagai evaluasi selama pandemi.

Pemerintah berencana menerbitkan rancangan strategi data baru pekan ini. Selain membantu pekerjaan pegawai NHS, data juga bertujuan menyelamatkan nyawa dengan membagikan lebih banyak informasi pasien untuk memberi akses yang lebih baik ke layanan kesehatan.

Teknologi baru tersebut nantinya dapat menghemat jam kerja pegawai NHS sekitar setengah juta jam setahun. Rencana termasuk penggunaan data yang lebih efektif dengan kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi proses robotik yang menggunakan perangkat lunak.

Menurut Hancock, perbaikan sistem basis data bisa menyelamatkan banyak nyawa. Inggris disebutnya perlu belajar dari pandemi untuk meningkatkan cara sistem kesehatan memproses data, memungkinkan dokter menggunakannya untuk perawatan pasien.

"Pandemi menunjukkan kepada kita betapa banyak nyawa yang dapat diselamatkan melalui penggunaan data yang efektif. Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk memanfaatkan potensi ini dan perubahan yang dibawa melalui strategi ini tidak diragukan lagi akan terus menyelamatkan lebih banyak nyawa di masa depan," ungkap Hancock.

Menurut Departemen Kesehatan dan Perawatan Sosial (DHSC), staf dapat berbagi data dengan cara yang aman dan menjaga privasi supaya memungkinkan uji klinis disetujui dalam waktu singkat. Penelitian pengobatan bisa dilakukan guna menyelamatkan lebih banyak nyawa.

Profesor Mark Callaway dari Royal College of Radiologists mengatakan AI tidak diragukan lagi merupakan lompatan besar dan berpotensi sangat membantu sebagai jaring pengaman. Akan tetapi, teknologi itu bukan solusi untuk semua masalah kepegawaian. 

"Untuk adopsi luas di NHS, setiap program perlu diuji secara ketat dan kemudian diatur, dan lanskap regulasi AI itu sendiri masih berkembang," kata dia, dikutip dari laman Standard, Ahad (20/6).

 

Sumber: https://www.standard.co.uk/news/uk/matt-hancock-nhs-health-secretary-government-department-of-health-and-social-care-b941561.html

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA