Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Tekan Covid-19 di Labuan Bajo, Tracing Terus Ditingkatkan

Ahad 20 Jun 2021 16:09 WIB

Red: A.Syalaby Ichsan

Petugas kepolisian memakaikan masker ke pengendara saat razia masker di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (16/6/2021). Razia tersebut untuk menekan penularan COVID-19 di wilayah Labuan Bajo.

Petugas kepolisian memakaikan masker ke pengendara saat razia masker di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Rabu (16/6/2021). Razia tersebut untuk menekan penularan COVID-19 di wilayah Labuan Bajo.

Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Gugus tugas akan terus meningkatkan pengawasan di pintu masuk dan keluar bandara

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO -- Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menggelar pelacakan kasus untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah paling barat Pulau Flores itu.

"Selain itu, pemerintah terus memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, agar terhindar dari serangan virus ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Paulus Mami di Labuan Bajo, Ahad (20/6).

Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan upaya pemerintah daerah untuk menekan penyebaran kasus Covid-19 di wilayah yang saat ini menjadi destinasi wisata super prioritas itu."Pemerintah daerah melalui dinkes, dalam rangka menekan penyebaran Covid, telah dan terus melakukan 'tracing' dan 'tracking' serta memberikan vaksin kepada masyarakat juga kampanye penerapan prokes," kata dia.

Mengenai pengawasan di bandara, dia mengatakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan terus meningkatkan pengawasan di pintu masuk dan keluar, baik di bandar udara maupun pelabuhan."Dalam beberapa hari terakhir ini memang ada sorotan dari media terhadap aktivitas di bandara. Kami siap untuk melakukan koordinasi dan meningkatkan pengawasan," kata dia.

Berdasarkan data terakhir, jumlah kasus Covid-19 di Manggarai Barat hingga saat ini tercatat 659 orang.Dari jumlah tersebut 538 orang dinyatakan sembuh, 96 lainnya masih dalam perawatan medis dan 25 orang meninggal dunia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA