Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Kapolda: Optimalkan PPKM Mikro, Operasi Yustisi dan Vaksin

Ahad 20 Jun 2021 15:18 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Hiru Muhammad

Warga mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kampung Tangguh Jaya Cideng, Jakarta, Sabtu (10/4). Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, menargetkan program vaksinasi massal ini selama enam bulan ke depan. Adapun sasarannya kaum lanjut usia (lansia) dan pelayan publik yang sering berinteraksi dengan masyarakat. Pelaksanakan vaksinasi tersebut dilakukan di 500 Kampung Tangguh Jaya (KTJ), sejumlah pusat perbelanjaan, serta tempat umum lainnya. Republika/Thoudy Badai

Warga mengikuti vaksinasi COVID-19 di Kampung Tangguh Jaya Cideng, Jakarta, Sabtu (10/4). Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, menargetkan program vaksinasi massal ini selama enam bulan ke depan. Adapun sasarannya kaum lanjut usia (lansia) dan pelayan publik yang sering berinteraksi dengan masyarakat. Pelaksanakan vaksinasi tersebut dilakukan di 500 Kampung Tangguh Jaya (KTJ), sejumlah pusat perbelanjaan, serta tempat umum lainnya. Republika/Thoudy Badai

Foto: Republika/Thoudy Badai
Tiap polres melaksanakan vaksin antara 100 hingga 200 dosis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengintruksikan agar jajarannya di Polres maupun Polsek untuk mengoptimalkan tiga langkah, yaitu optimalisasi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro, operasi yustisi dan optimalisasi program vaksinsasi. Sehingga dengan pelaksanaan yang optimal dapat diharapkan DKI Jakarta bisa keluar dari situasi pandemi Covid-19 ini.

"Tadi saya telah memberikan arahan kepada Kapolsek jajaran, bagaimana kiat-kiat melakukan optimalisasi dan intervensi di basis komunitas dengan menggunakan PPKM Mikro, bagaimana kegiatan-kegiatan operasi yustisi di titik-titik yang tingkat konfirmasinya tinggi dikombinasikan dengan program vaksinasi," ungkap Fadil Imran di di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ahad (20/6).

Terkait vaksinasi, kata Fadil setiap Polres memiliki titik masing-masing untuk melakukan vaksinasi, untuk Polres Jakarta Utara sendiri  terdapat 10 titik. Kemudian masing-masing Polres melaksanakan vaksinasi dengan jumlah dosis yang bervariasi antara 100 sampai dengan 200 dosis. 

"Mudah-mudahan kombinasi antara PPKM Mikro, operasi yustisi dan vaksinasi ini bisa kita memutus mata rantai mengendalikan penyebaran Covid-19," kata Fadil.

Dalam kesempatan itu Fadil juga mengimbau kepada masyarakat DKI Jakarta agar tinggal di rumah saja pada libur akhir pekan. Ia juga meminta agar Kapolsek jajaran yang wilayah masuk zona orange agar melakukan penjagaan dan pengetatan, tidak menunggu menjadi zona menjadi merah. Kemudian jika masih ada masyarakat yang membandel tetap berkerumunan maka harus dibubarkan. "Jadi mulai dari kemarin zona orenge itu sudah dilakukan intervensi untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat," tegas Fadil. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA