Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Personel Kepolisian Amankan Vaksinasi Massal di Sukabumi

Ahad 20 Jun 2021 02:39 WIB

Red: Andi Nur Aminah

Aparat kepolisian memantau vaksinasi bagi lansia (ilustrasi)

Aparat kepolisian memantau vaksinasi bagi lansia (ilustrasi)

Foto: istimewa
Ada 47 personel yang dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan vaksinasi massal.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Puluhan personel Kepolisian Resor (Polres)Sukabumi Kota, Jawa Barat, Sabtu (19/6) mengamankan vaksinasi Covid-19 massal di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi. "Ada 47 personel yang kami kerahkan untuk mengamankan pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi," kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni di Sukabumi.

Ia mengatakan dalam melakukan pengamanan ini, pihaknya berkoordinasi dengan Kodim 0607 Kota Sukabumi, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja setempat. Pengamanan, kata dia, dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan di lokasi vaksinasi massal dan mengatur arus lalu lintas agar tidak tersendat, termasuk memberi imbauan warga yang akan divaksinasi agar tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

Baca Juga

Bahkan personel yang dikerahkan memberikan edukasi agar setelah menjalani vaksinasi langsung beristirahat di rumah masing-masing dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Meskipun sudah menjalani vaksinasi, dia mengatakan, potensi tertular virus mematikan ini tetapi bisa terjadi. Karena vaksin berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia dari serangan virus, bukan berarti kebal virus.

"Warga yang sudah divaksinasi tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," katanya.

Sumarni mengajak masyarakat Sukabumi agar melakukan vaksinasi dan tidak menolak. Hal ini demi menjaga kesehatan dan keselamatan dari serangan Covid-19 yang saat ini terus meningkat.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA