Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Kasus Penembakan FPI, Bareskrim Tunggu Petunjuk Jaksa

Jumat 18 Jun 2021 21:40 WIB

Red: Bayu Hermawan

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (kiri)

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (kiri)

Foto: Republika/Thoudy Badai
Bareskrim tunggu petunjuk jaksa untuk pelimpahan tahap dua kasus penembakan FPI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyidik Bareskrim Polri menunggu petunjuk jaksa untuk pelimpahan tahap dua kasus dugaan Unlawful Killing laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, mengatakan berkas perkara unlawful killing baru dilimpahkan kembali ke jaksa penuntut umum (JPU) dengan perbaikan sesuai petunjuk kejaksaan. "Berkas tahap pertama sudah dikembalikan ke JPU, sekarang tunggu petunjuk Jaksa untuk pelimpahan tahap dua," kata Ramadhan.

Baca Juga

Sebelumnya, Berkas perkara sebelumnya dinyatakan belum lengkap atau P-18 oleh Jaksa Peneliti pada hari Jumat (30/4), sebagaimana surat P-18 Nomor : B-1609/E.2/Eoh.1/04/2021 tanggal 30 April 2021. Berkas tersebut dikembalikan lengkap dengan petunjuk-petunjuk dari Jaksa Peneliti (baik kekurangan kelengkapan formil maupun kekurangan kelengkapan materiil) yang dituangkan dalam surat P-19 Nomor : B/1664/E.2/Eoh.1/05/2021 tanggal 03 Mei 2021 guna dilengkapi oleh penyidik.

Menurut Ramadhan, berkas tahap pertama perbaikan telah dilimpahkan pekan lalu ke jaksa penuntut umum (JPU).Penyidik Bareskrim Polri memiliki waktu 14 hari setelah berkas tahap pertama dilimpahkan kembali dengan perbaikan, menunggu apakah berkas dinyatakan lengkap oleh JPU atau P21.

"Jadi saya jelaskan, berkas belum p21, berkas masih di kejaksaan. Jadi untuk tahap dua itu, aturannya setelah JPU menyatakan berkas tersebut lengkap atau p21. Maka dalam waktu maksimal 14 hari maka tahap kedua akan diserahkan," kata Ramadhan.

Menurut Ramadhan, saat ini berkas unlawful killing ada pada JPU untuk dilakukan penelitian berkas perkara lagi, ketika oleh JPU dinyatakan lengkap maka dinyatakan P21. "Setelah penyidik menerima P21, maka nanti penyidik akan menyerahkan tahap dua, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti. Jadi sekarang tahap dua belum," ujar Ramadhan.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA