Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Jusuf Kalla Meluncurkan Lembaga Wakaf Paramadina

Jumat 18 Jun 2021 19:47 WIB

Rep: Fuji E Permana/ Red: Nashih Nashrullah

 Dewan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Muhammad Jusuf Kalla (JK), meluncurkan Lembaga Wakaf Paramadina

Dewan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Muhammad Jusuf Kalla (JK), meluncurkan Lembaga Wakaf Paramadina

Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Lembaga Wakaf Paramadina sudah mengantongi sertifikat nazir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Yayasan Wakaf Paramadina (YWP) telah mendirikan lembaga khusus pengelola wakaf produktif bernama Lembaga Wakaf Paramadina (LWP). 

Dewan Pembina YWP, Muhammad Jusuf Kalla (JK) meluncurkan LWP di Universitas Paramadina, Jakarta pada Jumat (18/6).

Baca Juga

JK menyampaikan, kini LWP telah memiliki sertifikasi nazir wakaf uang dari Badan Wakaf Indonesia (BWI). Dengan adanya sertifikasi, LWP dapat mengumpulkan dana dari masyarakat umum dalam bentuk wakaf uang.   

"Uang yang dikumpulkan diperuntukkan membangun aset-aset produktif," kata JK yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) saat meluncurkan LWP di Universitas Paramadina, Jumat (18/6).   

Ketua LWP, Prima Naomi, menyampaikan fokus LWP adalah di bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan dakwah. Program yang telah dicanangkan di antaranya program pembangunan kampus baru dan masjid Paramadina serta wakaf center building.  

Selanjutnya program wakaf, riset dan inkubator bisnis mikro, serta wakaf design 1.000 UMKM. Ada program beasiswa full S1 untuk 100 santri binaan, beasiswa full S2 untuk 50 takmir masjid dan nazir, Rahma 1.000 bantuan gizi dan pendidikan bagi anak jalanan, dan bantuan Covid-19 untuk 500 guru PAUD dan madrasah serta berbagai program lainnya.

"Program LWP akan dikelola anak-anak muda yang merupakan mahasiswa maupun alumni Universitas Paramadina yang memiliki konsen terhadap wakaf," ujarnya.

Naomi menambahkan, LWP bersinergi dengan berbagai pihak di antaranya DMI, Bank Syariah Indonesia (BSI), Waqf Center for Indonesian Development and Studies (WaCIDS), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), komunitas entrepreneur dan mitra lainnya. 

Dia menginformasikan, bersama DMI, LWP hendak menyalurkan beasiswa untuk 150 takmir, nazhir dan santri, serta memberikan bantuan 1.000 gerobak untuk badan usaha milik masjid (BUMM). Bersama WaCIDS, LWP hendak menjalankan misi meningkatkan literasi dan riset wakaf, dengan harapan ke depan akan hadir program studi wakaf. 

"Bersama BSI, menjadi jalan LWP untuk kemudahan transaksi keuangan syariah, investasi syariah," ujarnya. 

Di momen peluncuran LWP ini, mereka juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan KNEKS dan WaCIDS. Serta penandatanganan kerjasama antara LWP dan DMI.  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA