Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Sunday, 15 Zulhijjah 1442 / 25 July 2021

Relawan Jokowi-Prabowo Dibentuk, Ini Kata Gerindra

Jumat 18 Jun 2021 18:49 WIB

Rep: Nawir Arsyad Akbar/ Red: Bayu Hermawan

Sufmi Dasco Ahmad

Sufmi Dasco Ahmad

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Ketua Harian Gerindra mengomentari dibentuknya Seknas Jokowi-Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - - Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa wacana tiga periode masa jabatan presiden masih sebuah wacana. Sehingga, ia menilai pembentukan Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi-Prabowo hanyalah sebuah pendapat.

"Saya rasa apa yang disampaikan soal tiga periode ini juga masih tanda tanya. Karena kita tahu masa jabatan presiden adalah maksimal dua periode," ujar Dasco kepada wartawan, Jumat (18/6).

Baca Juga

Jikalau memang ada rencana untuk mengubah masa jabatan presiden menjadi tiga periode, proses tersebut tidaklah sebentar. Pasalnya, hal tersebut harus melalui perubahan amandemen dalam Undang-Undang Dasar 1945.

"Dan juga kita harus menghitung eskalasi, serta opini masyarakat," ujar Dasco.

Sebelumnya, Direktur Ekesekutif Indo Barometer, M Qodari mengatakan bahwa Sekretaris Nasional (Seknas) Jokowi-Prabowo akan diluncurkan pada Sabtu (18/6). Peluncuran relawan tersebut akan digelar di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

"Saya orang yang percaya kalau ide dan gagasan itu harus punya kaki. Kakinya itu berupa organisasi dan lembaga yang akan menyebarkan ide dan gagasan Jokowi-Prabowo ini ke seluruh Indonesia," ujar Qodari saat dihubungi, Jumat (18/6).

Seknas Jokowi-Prabowo diinisiasi oleh dirinya dan Baron Danardono Wibowo yang bertindak sebagai ketua umum. Serta, Timothy Ivan sebagai sekretaris jenderal relawan yang mendorong periode ketiga Jokowi itu.

"Organisasi ini merupakan wadah dari berbagai pihak yang menyambut ide dan gagasan yang saya lontarkan di beberapa media, pada Februari dan Maret 2021," ujar Qodari.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA