Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Monday, 16 Zulhijjah 1442 / 26 July 2021

Harry Kane Terbuka untuk Hengkang dari Inggris

Jumat 18 Jun 2021 19:46 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

 Harry Kane dari Tottenham bereaksi setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Aston Villa di London, Inggris, 19 Mei 2021.

Harry Kane dari Tottenham bereaksi setelah pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Tottenham Hotspur dan Aston Villa di London, Inggris, 19 Mei 2021.

Foto: GETTY POOL/Richard Heathcote / POOL
Harry Kane semakin frustasi atas ketidakmampuan Spurs untuk meraih trofi utama

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Striker Tottenham Hotspur, Harry Kane telah meminta pada agennya bahwa dia bersedia untuk pindah dari Inggris pada musim panas ini. Dia ingin mencari tantangan baru dan meraih ambisinya untuk meraih gelar juara liga.

Klub raksasa asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) pun muncul sebagai salah satu tujuan favoritnya. Kane semakin frustasi atas ketidakmampuan Spurs untuk meraih trofi utama dan telah memberi tahu klub tentang keinginannya untuk hengkang pada pekan terakhir Liga Premier musim lalu.

Dilansir dari laman 90min, laporan menyebut Kane tidak terkesan dengan cara klub untuk mencari manajer baru. Termasuk pada target potensial seperti Antonio Conte dan Paulo Fonseca sekalipun.

Kane memang menjadi rebutan di tim besar Inggris seperti Manchester City dan Chelsea. Namun Spurs bersikeras tidak mengizinkan Kane untuk hengkang bahkan dengan harga fantastis senilai 150 juta pound sekalipun.

Pemilik Tottenham Hotspur, Daniel Levy pun tidak menyetujui penjualan pemainnya. Namun dia lebih setuju jika Kane pergi dari Inggris dibandingkan melihatnya bergabung dengan klub Liga Premier lainnya.

Klub besar seperti Real Madrid, Barcelona, dan Juventus turut dikaitkan sebagai labuhan baru Kane. Namun PSG menjadi salah satu pihak yang tertarik dan terkuat untuk mendapatkan Kane.

Hal ini karena Kane tetap bisa terhubung dengan kediamannya di London mengingat ada perjalanan satu arah dari Ibu Kota kedua negara itu. Dia pun dapat bereuni dengan mantan pelatihnya, Mauricio Pochettino yang kini memimpin PSG.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA