Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

Thursday, 26 Zulhijjah 1442 / 05 August 2021

NasDem Buka Koalisi dengan PDIP, Gerindra, dan Golkar

Jumat 18 Jun 2021 16:04 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus Yulianto

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem - Ahmad M. Ali

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem - Ahmad M. Ali

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Komunikasi politik juga masih terus dibangun oleh NasDem dan partai-partai lain. 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menanggapi santai hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait 3 King/Queen Maker Pilpres 2024. Menurut dia, wajar jika Ketua Umum PDIP Megawati, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dianggap sebagai tokoh yang menentukan siapa yang berlaga dan masuk panggung Pilpres 2024.

"Bahwa tiga ketua umum partai ini adalah partai pemenang pertama sampai ketiga kan? Artinya, berpeluang membentuk kekuatan politik untuk menentukan koalisi nanti di pilpres ini kan," kata Ahmad saat dihubungi, Jumat (18/6). 

Ali mengatakan, bagi NasDem politik itu dinamis. Menurutnya, peluang Partai NasDem berkoalisi dengan PDIP, Partai Golkar, dan Partai Gerindra masih sangat terbuka. 

"Saya pikir semua kemungkinan-kemungkinan itu sangat terbuka. NasDem bisa berkoalisi dengan PDIP, NasDem dengan Golkar. Apalagi, dengan Gerindra karena semua sama-sama secara ideologi punya kesamaan, dan terpenting punya cita-cita sama untuk membangun negeri ini kan," ujarnya. 

Ketua Fraksi Partai NasDem DPR itu juga mengatakan, peta koalisi hari ini masih sangat cair. Komunikasi politik juga masih terus dibangun oleh NasDem dan partai-partai lain. 

Selain itu, sejumlah ketua umum partai, seperti Airlangga dan Prabowo, juga mendapat dorongan dari internal partainya untuk maju sebagai capres.

"Tapi, itu sekali lagi apa pun keputusan masing-masing partai saling menghargai saja kan. Kalau peta koalisinya apakah NasDem bisa berkoalisi dengan salah satu dari situ, sangat bisa, sangat mungkin," katanya. 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA