Jumat 18 Jun 2021 15:22 WIB

Warga Lebak Diminta Waspada Banjir Bandang dan Longsor

Jika hujan lebih dari empat jam, warga di daerah rawan diminta mengungsi.

Warga Lebak Diminta Waspada Banjir Bandang dan Longsor. Warga melintasi jembatan yang dibangun secara swadaya di Desa Citorek Kidul, Lebak, Banten, Senin (10/5/2021). Warga setempat mengeluhkan jalan penghubung antardesa Citorek Kidul dan Citorek Tengah tersebut sering terjadi longsor ketika hujan deras dan belum dibangun sehingga mengganggu aktivitas warga.
Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas
Warga Lebak Diminta Waspada Banjir Bandang dan Longsor. Warga melintasi jembatan yang dibangun secara swadaya di Desa Citorek Kidul, Lebak, Banten, Senin (10/5/2021). Warga setempat mengeluhkan jalan penghubung antardesa Citorek Kidul dan Citorek Tengah tersebut sering terjadi longsor ketika hujan deras dan belum dibangun sehingga mengganggu aktivitas warga.

IHRAM.CO.ID, LONGSOR -- Masyarakat Kabupaten Lebak, Banten diminta mewaspadai banjir bandang dan longsor. "Kami berharap warga dapat meningkatkan waspada bencana alam," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Pebby Rizky Pratama, Jumat (18/6).

Peringatan kewaspadaan sehubungan cuaca buruk melanda wilayah Kabupaten Lebak dan berpotensi menimbulkan banjir bandang, longsor dan angin puting beliung. Cuaca buruk itu ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang dan petir.

Baca Juga

Peluang cuaca buruk itu berpotensi sore hingga malam hari. "Kami mengimbau warga yang tinggal di lokasi rawan bencana sebaiknya mengungsi ke tempat yang aman jika hujan lebat lebih dari empat jam," katanya.

Menurut dia, pengalaman bencana alam pada 2020 di Kabupaten Lebak mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia dan ribuan orang mengungsi. Selain itu, ratusan sarana infrastruktur mengalami kerusakan berat hingga roboh.

Pengalaman itu, katanya, jangan kembali terulang. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), peluang hujan lebat disertai angin kencang dan petir terjadi sore dan malam.

"Kami sudah menyampaikan surat peringatan kewaspadaan ke seluruh kecamatan, desa dan kelurahan guna siap siaga menghadapi cuaca buruk itu agar tidak menimbulkan korban jiwa," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement