Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

Monday, 20 Safar 1443 / 27 September 2021

8 Ciri-Ciri Qalbu Seorang Muslim Sehat Menurut Alquran 

Jumat 18 Jun 2021 14:22 WIB

Rep: Ratna Ajeng Tejomukti/ Red: Nashih Nashrullah

Hati atau qalbu seorang Muslim bisa sakit dan bisa juga sehat. Berdzikir. Ilustrasi

Hati atau qalbu seorang Muslim bisa sakit dan bisa juga sehat. Berdzikir. Ilustrasi

Foto: Thoudy Badai/Republika
Hati atau qalbu seorang Muslim bisa sakit dan bisa juga sehat

REPUBLIKA.CO.ID, — Seperti halnya qalbu yang sakit karena penyakit hati. Qalbuyang sehat juga memiliki ciri-ciri. Apa saja?

Alquran menjelaskan sejumlah ciri-ciri atau tanda-tanda qalbuseorang hamba dalam kondisi sehat atau prima. Sedikitnya delapan ciri qalbuyang sehat menurut Alquran, sebagaimana dikutip dari alukah.net, sebagai berikut:   

Baca Juga

Pertama, qalbu yang bersih

إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ “Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (Asy Syuara 89)   

Ayat ini menjelaskan bahwa kesenangan yang bakal diperoleh di akhirat, tidak dapat dibeli dengan harta yang banyak. Juga tidak mungkin ditukar dengan anak dan keturunan yang banyak. Sebab masing-masing manusia hanya diselamatkan amal dan hatinya yang bersih.

Kedua, takut kepada Allah  

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

“Belum tibakah waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk secara khusyuk mengingat Allah dan mematuhi kebenaran yang telah diwahyukan (kepada mereka) dan janganlah mereka (berlaku) seperti orang-orang yang telah menerima Kitab sebelum itu, kemudian mereka melalui masa yang panjang sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik. “ (QS Al Hadid 16)

Ketiga, hati yang bertakwa  

ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

“Demikianlah (perintah Allah). Dan barang siapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya hal itu timbul dari ketakwaan hati.” (QS Al Hajj 32)

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA