Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Vietnam Buat Aturan Bermedia Sosial

Jumat 18 Jun 2021 13:43 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Teguh Firmansyah

Facebook

Facebook

Foto: EPA
Aturan ini melarang unggahan yang melanggar hukum dan pengaruhi kepentingan negara.

REPUBLIKA.CO.ID, HANOI --- Vietnam memperkenalkan pedoman nasional tentang perilaku media sosial pada Jumat (18/6). Pedoman ini bertujuan agar warga mengunggah konten positif tentang Vietnam, dan mengharuskan pegawai negeri untuk melaporkan informasi yang bertentangan kepada atasan mereka.

Pedoman tersebut melarang unggahan yang melanggar hukum dan mempengaruhi kepentingan negara. Pedoman ini berlaku untuk organisasi negara, perusahaan media sosial, dan semua penggunanya di Vietnam.

"Pengguna media sosial didorong untuk mempromosikan keindahan pemandangan, masyarakat dan budaya Vietnam, serta menyebarkan cerita baik," ujar pedoman tersebut, yang tertuang dalam Keputusan Kementerian Informasi tertanggal 17 Juni.

Tidak diketahui sejauh mana keputusan itu mengikat secara hukum, atau bagaimana pedoman tersebut akan ditegakkan. Dengan pedoman baru ini penyedia dan pengguan media sosial akan berurusan dengan hukum jika ditemukan pelanggaran.

Pedoman baru tersebut mendorong pengguna media sosial membuat akun menggunakan identitas asli, berbagi informasi dari sumber resmi, menghindari unggahan konten yang melanggar hukum, menggunakan bahasa yang buruk, atau mengiklankan layanan ilegal.

Partai Komunis yang berkuasa di Vietnam menoleransi sedikit kritik, dan mempertahankan kontrol ketat atas media  dalam beberapa tahun terakhir. Mereka melakukan tindakan keras yang intensif terhadap para pembangkang dan aktivis. Beberapa pembangkang dan aktivis menjalani hukuman penjata karena unggahan di Facebook, dan YouTube.

Pada November tahun lalu, Reuters secara eksklusif melaporkan bahwa pihak berwenang Vietnam telah mengancam akan menutup Facebook, jika mereka tidak tunduk pada tekanan pemerintah untuk menyensor konten politik lokal di platform tersebut.

Vietnam adalah pasar utama untuk Facebook. Hingga saat ini ada sekitar 60 juta pengguna Facebook di Vietnam, dan menghasilkan pendapatan hampir 1 miliar dolar AS. Pada Januari, pengguna media sosial Vietnam menyindir perselisihan kepemimpinan Partai Komunis dengan menggunakan laporan cuaca palsu dan skor sepak bola.

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA