Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Pemkot Tangerang Tambah RIT untuk Pasien Covid-19

Jumat 18 Jun 2021 10:31 WIB

Rep: Eva Rianti/ Red: Erik Purnama Putra

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah.

Foto: Dok Pemkot Tangerang
Dari 291 bed, sudah terisi 209 bed, dan 51 pasien Covid-19 masuk waiting list.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan menambah rumah isolasi terkonsentrasi (RIT) untuk pasien Covid-19. Hal itu lantaran daya tampung RIT yang ada saat ini telah menipis, bahkan menciptakan daftar tunggu (waiting list) pasien.

Penambahan RIT dilakukan dengan kembali mengoperasionalkan rumah perlindungan sosial (RPS) milik Dinas Sosial (Dinsos). Selain itu, menambah tempat tidur bagi pasien Covid-19 di hotel yang menjadi tempat isolasi.

Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah mengatakan, Pemkot Tangerang menambah RIT untuk pasien Covid-19 secepatnya. Kebijakan itu menyusul terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19 di wilayahnya belakangan ini. Dia menyebut, telah berkoordinasi dengan jajaran forum koordinasi pimpmenyikapi perkembangan Covid-19 di Kota Tangerang.

"Hasilnya, salah satunya kami akan melakukan penambahan RIT di Kota Tangerang, mulai dari membuka RIT di Dinsos, hotel, hingga berkoordinasi dengan sekolah-sekolah Akademi Keperawatan (Akper) yang kita ketahui juga memiliki ketersediaan tenaga kesehatannya," jelas Arief di Kota Tangerang, Provinsi Banten, Kamis (17/6).

Dia menerangkan, kondisi tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di RIT yang ada di Kota Tangerang per Kamis, mencapai hampir 100 persen. Dari 291 tempat tidur yang tersedia, 290 unit di antaranya sudah terisi.

Adapun tersisa satu bed dan tercatat waiting list sebanyak 51 orang. Arief menerangkan, BOR ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Tangerang kini mencapai 85,18 persen, sedangkan BOR ICU di RS mencapai 89,43 persen.

“Dengan kondisi tersebut, Pemkot Tangerang memutuskan penambahan satu ruang isolasi yang paling dulu akan kita buka adalah Rumah Singgah Dinsos, namun masih proses kami persiapkan," kata Arief.

Rencananya, RPS Dinsos Kota Tangerang dengan kapasitas 35 tempat tidur akan kembali beroperasi untuk pasien Covid-19 pada Sabtu (19/6). "Di samping itu, Pemkot Tangerang terus memaksimalkan berbagai fasilitas yang tersedia saat ini. Penambahan RIT akan kami lakukan secepatnya," jelas Arief.

Kota Tangerang membuka enam RIT dengan kapasitas 291 tempat tidur. Lokasinya di RIT Jurumudi Baru kapasitas 70 tempat tidur, Panunggangan Barat sebanyak 44 tempat tidur, dan Gebang Raya dengan 28 tempat tidur. Juga, Manis Jaya berkapasitas 40 tempat tidur, Batusari dengan 59 tempat tidur, dan RIT Sudimara Pinang sebanyak 50 tempat tidur.

Satgas Covid-19 Kota Tangerang mencatat, per Kamis, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang mencapai 10.178 orang. Sebanyak 9.543 diantaranya telah sembuh, sedangkan 446 masih dalam perawatan. Sementara itu, sebanyak 189 orang meninggal dunia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA