Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Sunday, 12 Safar 1443 / 19 September 2021

Kisah Dakwah Nabi Ibrahim kepada Ayahnya

Jumat 18 Jun 2021 08:15 WIB

Red: Agung Sasongko

Urfa di Turki yang dipercaya sebagai lokasi tempat pembakaran Nabi Ibrahim

Urfa di Turki yang dipercaya sebagai lokasi tempat pembakaran Nabi Ibrahim

Foto: wikipedia
Azar, ayah Nabi Ibrahim, memilih menyembah berhala.

REPUBLIKA.CO.ID, Azar, ayah Nabi Ibrahim Alaihi Salam, sebagaimana kaumnya yang lain, lebih memilih untuk menyembah berhala daripada menaati seruan ilahi. Bahkan, dia dikenal sebagai pembuat sekaligus penjual patung-patung berhala.

Nabi Ibrahim as memahami, kewajiban pertama yang harus dilakukan sebelum berdakwah pada kaumnya adalah berdakwah pada ayahnya.Ayahnya, adalah orang terdekatnya, walaupun dia berbuat hal yang dibenci Allah SWT.

Baca Juga

Maka, dengan sopan santun, Ibrahim as, menemui ayahnya dan menyampaikan bahwa dirinya diutus Allah SWT sebagai nabi dan rasul. Sesungguhnya, Zat yang Mahakuasa telah mengilhamkan kepadanya pengetahuan dan ilmu yang tidak dimiliki ayahnya. Alquran pun mengabadikan kata-kata Ibrahim.

"Wahai ayahku, sunggu telah sampai kepadaku sebagian ilmu yang tidak diberikan kepadamu, maka ikutilah aku, niscaya aku akan menunjukan kepadamu jalan yang lurus"(Surat Maryam ayat 43).

Ibrahim as pun tak mempertanyakan apa gerangan yang mendorong sang ayah menyembah berhala sebagaimana kaumnya. Namun, apa yang disampaikan Ibrahim ditolak mentah-mentah. Dia tetap pada keyakinannya hingga ajal menjemput.

 

(Qashashul Anbiya, Ibnu Katsir)

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA