Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

5 Tips Jaga Kesehatan Mata Saat Terus Terpapar Layar Gawai

Kamis 17 Jun 2021 16:23 WIB

Red: Nora Azizah

Pandemi membuat kita harus menggunakan gawai lebih lama dari biasanya.

Pandemi membuat kita harus menggunakan gawai lebih lama dari biasanya.

Foto: Wallpapaer Flare
Pandemi membuat kita harus menggunakan gawai lebih lama dari biasanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pandemi masih belum usai dan sebagian besar masyarakat masih harus bekerja atau berkegiatan di rumah saja. Pekerjaan pun lebih banyak dilakukan secara virtual. Kondisi ini tentu membuat orang berinteraksi menggunakan gawai mereka lebih daripada biasanya.

"Ya, tentu lebih banyak orang terpaku pada tablet, televisi, dan laptop mereka jauh lebih lama daripada sebelumnya. Jika tidak ditangani, kondisi ini akan berdampak buruk pada kesejahteraan emosional dan fisik, serta kondisi mata Anda," kata Dr Anup Rajadhyaksha, dokter mata dan Konsultan medis dari Entod International.

Selama peraturan untuk bekerja di rumah saja (WFH) terus berlaku, paparan layar meningkat karena banyak orang menghabiskan waktu untuk menonton acara baik secara streaming maupun di televisi, main gim dan bekerja dari rumah. Kendati demikian penggunaan perangkat elektronik dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah mata, termasuk mata kering, gatal, dan kemerahan, serta mata juling, berair, dan sakit kepala. Belum lagi posisi stagnan yang kerap dilakukan saat bekerja di depan layar komputer atau laptop, dapat membuat punggung menjadi sakit.

Berikut adalah beberapa tindakan pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mata.

1. Pola makan sehat
Sejumlah dokter mata berpendapat bahwa konsumsi makanan sehat menjadi salah satu cara jitu untuk menjaga kesehatan mata. Konsumsi suplemen untuk mata juga kadang diperlukan sebagai penunjang kesehatan mata, apalagi dalam kondisi seperti ini, di mana mata terus menerus terpapar sinar dari gawai.

"Ini hampir sama dengan setiap makanan yang baik dan bergizi lainnya. Mulailah dengan bayam atau kangkung dengan sayuran berwarna-warni di atasnya. Nutrisi lutein dan zeaxanthin yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau telah terbukti membantu mengurangi timbulnya penyakit mata," kata Rajadyaksha kepada laman Indian Express, dilansir Kamis (17/6).

Menurut National Institutes of Medicine, vitamin A, yang dapat terkandung dalam sayuran berwarna kuning dan oranye, termasuk wortel dan ubi jalar, dapat meningkatkan kesehatan mata. Buah-buahan seperti pisang, anggur, dan mangga yang kaya akan vitamin C dan antioksidan lainnya, juga bermanfaat untuk mencegah penyakit mata.

Selain itu omega 3 sangat baik untuk pembentukan air mata sehingga mencegah mata menjadi kering. Maka salmon atau ikan air dingin lainnya harus menjadi bagian dari pola makan sehat yang optimal. Telur ayam yang mengandung Omega3 juga bisa menjadi alternatif pengganti ikan salmon, namun perhatikan jumlah asupan per hari, supaya kolesterol Anda tetap terjaga baik.


2. Istirahat cukup
Beristirahatlah secara teratur dari pekerjaan yang memaksa Anda menatap lekat layar gawai. Cobalah untuk menutup mata selama beberapa detik, setiap 15 hingga 20 menit sekali.

"Cara ini sangat ampuh untuk membuat Anda beristirahat dari menatap layar gawai terlalu lama," ujar Rajadyaksha.

Baca Juga

Setiap dua jam cobalah untuk memijat otot-otot di sekitar mata atau bilas wajah Anda menggunakan air dingin. Hindari menggosok mata dengan tangan dan seringlah berkedip jika mata kering.

Selain itu, cobalah untuk meletakkan gelas atau kudapan jauh dari jangkauan Anda. Hal ini akan memaksa Anda untuk berhenti sejenak dari menatap layar, dan berjalan untuk sekedar mengambil minum dan kudapan.

Cara ini tidak hanya akan membantu mengistirahatkan mata, namun juga akan membuat tubuh Anda sedikit bergerak, sehingga membantu mencegah gaya hidup sedentary alias malas bergerak, seperti dikutip laman National Eye Institute (NEI). Jika Anda akan menggunakan layar gawai, maka manfaatkan sebaik-baiknya dengan mempraktikkan rutinitas latihan baru atau menguasai keterampilan baru. Anda dapat membatasi waktu "screen time" dengan cara ini, dan nantinya Anda akan lebih berkonsentrasi pada hal-hal lain.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA