Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Thursday, 19 Zulhijjah 1442 / 29 July 2021

Tokoh Fiksi Pahlawan Super Bima S Dikonversi ke Mainan

Kamis 17 Jun 2021 06:54 WIB

Red: Gilang Akbar Prambadi

Karakter superhero Indonesia, Bimas S.

Karakter superhero Indonesia, Bimas S.

Foto: Sok. IG Bima
Menparekraf berharap industri mainan lokal bisa mendorong ekonomi negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu tokoh fiksi pahlawan super Tanah Air, Bima S, kini dapat dikoleksi dalam wujud mainan. MNC Animation,  mengukir sejarah industri ekonomi kreatif Indonesia dengan menghadirkan rangkaian mainan lokal yang pertama kali menggunakan Intellectual Property (IP) lokal Bima S dan diproduksi dalam negeri untuk didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. Ini merupakan hasil kerjasama dengan pabrik mainan Royal Kreasi Cemerlang.

Peluncuran mainan Bima S karya anak bangsa ini ditandai dengan pelepasan pendistribusian pertama mainan seri BIMA S. Kegiatan ini diresmikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang yang diwakili Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka Kemenperin Gati Wibawaningsih, dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. Beserta Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dan Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo di Studio RCTI+, Jakarta Barat, Rabu (16/6).

Executive Chairman MNC Group  Hary Tanoesoedibjo menjelasakan, pada mulanya Bima adalah produksi live action MNC Group yang di buat MNC Picture tayang di RCTI sekitar 7 tahun yang lalu. “Itu produksi sendiri kemudian dilanjutkan dengan animasi Bima Satria yang ada di RCTI setiap Ahad, pada kesempatan ini dan pada hari ini IP-nya  kemudian di lakukan produksi Toys, yang tadi telah di lihat peluncurannya, dan mudah-mudahan semester kedua tahun  ini akan diluncurkan juga karakternya di Theme Park di Lido, Jawa Barat," kata sia.

Peluncuran mainan Bima S ini juga mendapatkan dukungan dari  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan  Ekonomi Kreatif. "Bapak ibu hari ini Bima Toys diluncurkan, semoga akan mendukung Promosi Parekraf ke depan. Saya lagi membayangkan anak saya  yang berumur sembilan tahun akan tumbuh berkembang juga punya Toys atau Action Figure yang dia idolakan dan itu yang juga karya anak bangsa seperti Bima ini sosok perwayangan yang selalu membela kebenaran dan menegakkan keadilan," kata Sandiaga.

"Inilah nilai-nilai luhur yang anak-anak kita harapkan ke depan bisa perjuangkan besama. Makanya saya ajak Sulaiman di sini karena kita ingin anak-anak kita menghargai karya-karya anak bangsa,” kata Sandiaga melanjutkan.

Executive Chairwoman MNC Group Liliana Tanoesoedibjo yang juga CEO MNC Animation bersyukur dan bangga, mainan Bima S superhero sebagai IP lokal pertama yang diproduksi dalam negeri, segera dipasarkan keseluruh wilayah Nusantara. 

“Setelah sukses meluncurkan serial tv animasi Kiko dan film animasi layar lebar Titus: Mistery of The Enygma, MNC Animation telah merilis serial animasi terbarunya Bima S. Menceritakan tentang seorang remaja bernama Satria, yang dalam perjalanan hidupnya membela kebenaran dan dapat bertransformasi menjadi superhero," ujar dia.

"Bima S membawa anak-anak ke dunia superhero di mana kegigihan, perjuangan dan perlawanan yang tiada henti untuk selalu membela kebenaran, memberikan inspirasi positif untuk selalu bertahan dan berjuang dalam kebenaran. MNC Animation bekerjasama dengan PT Royal Kreasi Cemerlang mendukung pertumbuhan industri dalam negeri dan ekonomi kreatif Indonesia," kata dia menjelaskan.

CEO Royal Kreasi Cemerlang Stephen Sutjiadi menyatakan bangga menjadi bagian dari mainan Bima S. "Suatu kehormatan dan kebanggaan luar biasa bagi kami ketika  ditunjuk MNC animation sebagai strategic partner dalam pembuatan mainan seri animasi BIMA S. Desain figure BIMA S merupakan sangat detail dan berkarakter oleh sebabnya Figure Toys yang kami produksi harus punya daya tarik yang berkualitas namun dengan harga yang terjangkau," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA