Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Ketum MUI Kota Bandung, KH Miftah Faridl, Positif Covid-19

Rabu 16 Jun 2021 21:58 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Teguh Firmansyah

KH Miftah Faridl

KH Miftah Faridl

Foto: Istimewa
Kepada pihak yang pernah bertemu dengan Kiai Miftah diminta untuk periksa kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung, Prof KH Miftah Faridl terkonfirmasi positif Covid-19. Kepastian tersebut didapat setelah melalui tes Swab PCR pada Rabu (16/6). Umat Islam pun diharapkan mengirimkan doa untuk kesembuhan ulama karismatik Bandung tersebut.

"Mohon doa kepada seluruh warga masyarakat, bapak terkonfirmasi positif covid 19. Semoga Allah berkenan segera mengangkat penyakit ini, dan beliau kembali sehat wal 'afiyat," ujar juru bicara keluarga Kiai Miftah, Arief Chandra dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Rabu (16/6).

Arief mengatakan, Kiai Miftah Faridl yang juga aktif sebagai Ketua Dewan Pembina Sinergi Foundation ini akan dirawat di Rumah Sakit Eidelweiss, Bandung. Dia pun meminta kepada orang yang pernah bertemu langsung dengan Kiai Miftah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Kepada rekan, kerabat dan keluarga yang pernah kontak sepekan ke belakang diimbau bisa malakukan cek lab atau isolasi mandiri guna meminimalisir penyebaran," kata Arief.

Untuk diketahui, Kiai Miftah Faridl selama menjadi Ketua MUI Kota Bandung meraih Penghargaan dari Wali Kota Bandung atas jasa dan pengabdiannya kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Bandung dalam Bidang Pembinaan Ideologi dan Kerukunan Umat Beragama.

Kiai kelahiran Cianjur 18 Oktober 1944 ini merupakan Guru Besar Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan menjadi dosen luar biasa Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kiai Miftah juga sangat aktif dalam berdakwah, dan telah banyak melahirkan banyak karya tulis.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA