Kamis 17 Jun 2021 02:28 WIB

Pemkab Bogor Gelar Festival Wisata Desa

Total hadiah festival wisata desa mencapai Rp1,5 miliar.

Wisatawan mengunjungi Rumah Kebangsaan Pancasila di Desa Jogjogan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/6/2021). Wisata Rumah Kebangsaan Pancasila yang berisi berbagai miniatur rumah adat dan ibadah serta patung Bung Karno tersebut menjadi wahana edukasi dan mengenalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kebangsaan Indonesia yang merupakan bagian penting membangun karakter.
Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Wisatawan mengunjungi Rumah Kebangsaan Pancasila di Desa Jogjogan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/6/2021). Wisata Rumah Kebangsaan Pancasila yang berisi berbagai miniatur rumah adat dan ibadah serta patung Bung Karno tersebut menjadi wahana edukasi dan mengenalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kebangsaan Indonesia yang merupakan bagian penting membangun karakter.

REPUBLIKA.CO.ID, KLAPANUNGGAL -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menggagas Festival Wisata Desa demi menggenjot potensi pariwisata berbasis pedesaan dengan total hadiah Rp1,5 miliar.

"Festival Wisata Desa adalah event untuk memperkuat Sport and Tourism yang bertujuan untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis pedesaan," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin usai kegiatan Rebo Keliling atau Boling di Klapanunggal, Bogor, Rabu (16/6).

Menurutnya, desa yang terpilih menjadi pemenang dalam ajang tersebut akan menjadi percontohan bagi desa-desa lain serta menerima hadiah dana bantuan utuk pengembangan wisata di wilayahnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Mely Kamelia menyebutkan bahwa total hadiah yang disediakan senilai Rp1,5 miliar. Ia mengatakan, peserta bisa mendaftar lomba Festival Wisata Desa dengan mengunggah video berisi potensi wisata baik yang sudah dikelola maupun belum terjamah oleh masyarakat.

"Sebagai mana diketahui, secara demografis Kabupaten Bogor mayoritas adalah pedesaan dan memiliki potensi pariwisata yang berbeda beda," kata Mely.

Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin menerangkan, Festival Wisata Desa ditujukan untuk mengembangkan potensi wisata pedesaan yang saat ini belum dimaksimalkan, sehingga perekonomian di level desa bisa berkembang.

"Kita harus lebih meningkatkan potensi ini tanpa merusak alam. Kalau desa wisata ini tidak merusak alam, hanya ditata dan dikelola saja," kata Gus Udin.

Menurutnya, dari ratusan desa di Kabupaten Bogor yang memiliki potensi wisata, 35 desa di antaranya kini sudah berstatus desa wisata, salah satunya yaitu Desa Tugu Selatan yang bulan lalu didatangi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement