Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

Tuesday, 21 Safar 1443 / 28 September 2021

PBB Diduga Buat Pengungsi Rohingya Dalam Bahaya

Rabu 16 Jun 2021 16:41 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Esthi Maharani

Petugas United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) memberikan pengarahan kepada imigran ilegal etnis Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Kuala Simpang Ulim, Aceh Timur, Aceh, Ahad (6/6/2021). Lembaga kemanusiaan yang menangani pengungsi UNHCR masih melakukan negosiasi dengan Pemerintah setempat untuk penanganan lanjutan terhadap penempatan 81 pengungsi etnis Rohingya.

Petugas United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) memberikan pengarahan kepada imigran ilegal etnis Rohingya yang terdampar di pesisir pantai Kuala Simpang Ulim, Aceh Timur, Aceh, Ahad (6/6/2021). Lembaga kemanusiaan yang menangani pengungsi UNHCR masih melakukan negosiasi dengan Pemerintah setempat untuk penanganan lanjutan terhadap penempatan 81 pengungsi etnis Rohingya.

Foto: IRWANSYAH PUTRA/ANTARA
Data pribadi pengungsi Rohingya diteruskan pemerintah Bangladesh ke Myanmar

IHRAM.CO.ID, JENEWA – Dalam tiga tahun terakhir, Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) membagikan lebih dari 800 ribu data pengungsi Rohingya yang tinggal di kamp-kamp Bangladesh. PBB membuat pengungsi Rohingya berada dalam risiko penganiayaan atau pemulangan paksa ke Myanmar.Organisasi non-pemerintah Human Rights Watch (HRW) mendesak penyelidikan masalah penyebaran data

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA