Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Pemerintah Afghanistan-Taliban Lanjutkan Perundingan Damai

Rabu 16 Jun 2021 16:02 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Nur Aini

Milisi Taliban (ilustrasi)

Milisi Taliban (ilustrasi)

Foto: english.alarabiya.net
Perudingan damai antara pemerintah Afghanistan dan Taliban terhenti April 2021

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA – Perundingan damai antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban kembali dilanjutkan di Doha, Qatar, pada Selasa (15/6). Itu menjadi pertemuan pertama sejak pembicaraan terhenti April lalu.

“Malam ini, pertemuan diadakan antara kelompok kontak dari kedua tim perunding dan diskusi komprehensif diadakan tentang organisasi serta pengaturan pembicaraan,” kata tim perundingan perdamaian pemerintah Afghanistan lewat akun Twitter resminya, dikutip laman Al Arabiya.

Baca Juga

Juru bicara Taliban Muhamad Naeem turut mencicit pernyataan serupa. Perundingan damai Afghanistan terhenti pada April lalu. Hal itu terjadi ketika Taliban menolak berpartisipasi dalam pertemuan puncak yang membahas masa depan Afghanistan. Kegiatan itu digelar di Turki.

Pada Februari tahun lalu, Taliban dan Amerika Serikat (AS) telah terlebih dulu menyepakati perjanjian damai. Salah satu poin kesepakatan adalah AS dan sekutu NATO-nya akan menarik semua pasukannya dalam 14 bulan jika Taliban memenuhi komitmennya. Itu menjadi salah satu kondisi yang hendak diciptakan Taliban sebelum memulai pembicaraan dengan Pemerintah Afghanistan.

Konflik Afghanistan dengan Taliban telah berlangsung selama dua dekade, yakni sejak 2001. Peperangan tersebut diperkirakan telah memakan setidaknya 47.600 korban jiwa.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA