Alasan Kubu Wales Enggan Menganggap Laga Vs Turki Krusial

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Pemain Wales Kieffer Moore merayakan setelah mencetak gol pembuka timnya pada pertandingan grup A kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Wales dan Swiss, di stadion Olimpiade Baku, di Baku, Azerbaijan, Sabtu (12/6).
Pemain Wales Kieffer Moore merayakan setelah mencetak gol pembuka timnya pada pertandingan grup A kejuaraan sepak bola Euro 2020 antara Wales dan Swiss, di stadion Olimpiade Baku, di Baku, Azerbaijan, Sabtu (12/6). Foto: AP Photo/Darko Vojinovic, Kolam
Wales sebenarnya membutuhkan kemenangan karena tertahan di laga awal.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKU -- Manajer Wales Rob Page, menyatakan Turki akan berusaha mendapatkan tiga poin dalam pertemuan kedua tim di Baku Olympic Stadium, Rabu (16/6). Wales yang ditahan imbang Swiss dalam laga perdana Euro 2020, juga berusaha mencari kemenangan. Sebab, lanjut dia, mengoleksi empat poin dalam dua laga akan menguntungkan timnya. 

Meski demikian, Paga tidak ingin memaksakan tiga poin jika memang tak memungkinkan. ''Kami menjalani setiap pertandingan seperti biasanya. Masih ada pertandingan lain. Kami mengidentifikasi pertandingan ini sebagaimana kami bisa melakukannya dengan baik. Ini pertandingan sulit lainnya,'' ucap Page, dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (16/6).

Untuk itu, Page mengungkapkan, ia dan timnya telah melakukan pertemuan, untuk memperbaiki area lain yang diperlukan. Manajer yang menggantikan Ryan Giggs tersebut menyebut skuadnya saat ini berada dalam kondisi positif. Walaupun tetap akan menurunkan starting XI terbaik di lapangan.

''Temperatur akan jadi faktor. Dapatkah pemain menjaganya dalam waktu singkat? Kami hanya punya sehari untuk mempersiapkan pertandingan ini. Selain itu tidak akan ada perubahan menyeluruh,'' kata dia. 

Sebab, timnya banyak diisi oleh pemain senior, yang mampu mengatasi pertandingan. Karena itu yang harus dilakukannya adalah menjaga kondisi 26 pemain yang dibawanya untuk tetap bugar. '' Lingkungan turnamen (kebugaran) adalah sesuatu yang harus kami perhatikan,'' ujar Page.

Terkait


Pelatih Austria Franco Foda. Pelatih timnas Austria Franco Foda mengungkapkan faktor terbesar kekalahan 0-2 tim asuhannya dari Belanda dalam laga Grup C Euro 2020 adalah terlalu sering mengundang Oranye untuk menyerang.

Biang kekalahan Austria dari Belanda menurut Franco Foda

Reaksi pelatih kepala Belgia Roberto Martinez selama pertandingan sepak bola babak penyisihan grup B UEFA EURO 2020 antara Denmark dan Belgia di Kopenhagen, Denmark, 17 Juni 2021.Roberto Martinze memuji mentalitas anak asuhnya ketika melawan Denmark

Martinez Puji Mentalitas Belgia Usai Comeback Lawan Denmark

Denzel Dumfries dari Belanda melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua timnya pada pertandingan babak penyisihan grup C UEFA EURO 2020 antara Belanda dan Austria di Amsterdam, Belanda, 17 Juni 2021.

Euro 2020: Lanjutkan Tren Positif, Belanda Gasak Austria 2-0

Sebuah pesan yang didedikasikan untuk pemain sepak bola Denmark Christian Eriksen ditulis pada bendera Denmark sebelum pertandingan sepak bola babak penyisihan grup B UEFA EURO 2020 antara Denmark dan Belgia di Kopenhagen, Denmark, 17 Juni 2021.

Timnas Denmark Berikan Penghormatan untuk Eriksen

 Memphis Depay (tengah) dari Belanda merayakan gol pembuka dari titik penalti pada pertandingan sepak bola babak penyisihan grup C UEFA EURO 2020 antara Belanda dan Austria di Amsterdam, Belanda, 17 Juni 2021.

Penalti Memphis Depay Bawa Belanda Unggul 1-0 atas Austria

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@rol.republika.co.id (Marketing)

Ikuti

× Image