Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

PLN Bangun Penyulang 47 Kms di Jember

Rabu 16 Jun 2021 13:43 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Fuji Pratiwi

Sistem Kelistrikan PLN (ilustrasi). PLN membangun penyulang 47 Kms di Jember, Jawa Timur.

Sistem Kelistrikan PLN (ilustrasi). PLN membangun penyulang 47 Kms di Jember, Jawa Timur.

Foto: dok. Istimewa
Penyulang ini untuk perbaikan tegangan ujung dan mengurangi susut jaringan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PLN UP3 Jember membangun penyulang baru sepanjang 47 kms dan Gardu Hubung (GH) Mayang, Jember. Hal ini dalam upaya memberikan pelayanan optimal dan meningkatkan keandalan.

Manager UP3 Jember, Hamzah mengatakan, pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut bertujuan untuk perbaikan tegangan ujung dan mengurangi susut jaringan. "Serta mendukung peningkatan perekonomian di sektor industri dengan kesiapan untuk melayani pelanggan premium di wilayah Kalisat dan sekitarnya," kata Hamzah melalui siaran tertulisnya, Rabu (16/6).

Hamzah menjelaskan, penyulang baru tersebut dapat memasok listrik kepada 4.625 pelanggan baru dengan daya 900 VA. Sebelumnya, wilayah Kalisat dan sekitarnya dilayani penyulang Kalisat dengan tegangan ujung 17,2 kV dan penyulang gumitir 17,4 kV.

Pengerjaan proyek tersebut memakan waktu sekitar empat bulan. Dalam pengerjaan proyek tersebut, kata Hamzah, PLN bekerja sama dengan pemangku kepentingan eksternal mulai dari kelurahan, Dinas PU Kota Jember, hingga Polres Jember.

"Sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat membuat pengerjaan penyulang ini nyaris tak ada kendala," ujar Hamzah.

Hamzah mengatakan, kendala yang dialami lebih bersifat teknis. Seperti penanaman tiang pada badan jalan raya yang dapat langsung teratasi dengan baik. "Kami berharap dengan ditambahnya penyulang baru tersebut mampu meningkatkan layanan kami khususnya di sisi keandalan," ujar Hamzah.

 

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA